Hidayatullah.com—Kelompok Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dilaporkan telah menangkap Komandan Angkatan Darat Israel Nimrod Aloni. Gambar-gambar komandan Korps Kedalaman ini tiba-tiba beredar di media sosial mengenakan T-Shirt dan pakaian dalam yang tampaknya sedang dibawa kelompok pejuang menuju Gaza.
Kemungkinan ini terjadi saat serangan besar-besaran oleh kelompok pejuang Palestina Sabtu pagi ini, (7/10/2023) dalam sebuah operasi berjuluk “Taufan Al-Aqsha”. Pihak militer zionis dan Hamas belum memberikan pernyataan resmi terkait berita yang beredar ini.
Namun Presiden Isaac Herzog menyerukan komunitas internasional bersatu dalam mengecam Hamas dalam aksi serangan mematikan pagi tadi.
“Israel akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menghilangkan bahaya yang nyata dan langsung ini terhadap warga negara kami. Israel akan mengatasi semua tantangan,” katanya.
“Saya menyerukan kepada seluruh bangsa – perang yang dilancarkan terhadap kita ini menandai batas akhir. Sekarang adalah waktunya untuk mendengar kecaman yang jelas dan tegas terhadap Hamas, sekutunya, dan pendukungnya di Iran. Sekarang adalah waktunya untuk berdiri teguh bersama Israel dalam mendukung perjuangan mereka yang adil dan bermoral dalam menghadapi musuh yang keji,” katanya dikutip laman The Jewish Chronicle.
Hari Sabtu pagi, Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan dimulainya Operasi “Taufan Al-Aqsha” terhadap ‘Israel’ dan meluncurkan 5000 ribu roket, lansir Al Jazeera.
Untuk pertama kalinya otoritas zionis mengumumkan status “perang” sejak 1973. Para pejuang juga dikabarkan berhasil menculik sejumlah anggota pasukan IDF, pemukim Zionis, dan tidak kurang 35 orang dambil dan dilarikan ke Jalur Gaza.*