Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Erdogan Kritik Barat yang Bisu terhadap Kejahatan Perang Zionis ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2023 14:55 2:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Oktober 2023 15:15
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Recep Tayyip Erdogan mengkritik negara-negara Barat karena tetap diam alias membiru dan keterlibatan mereka ketika penjajah ‘Israel’ melakukan kejahatan perang dengan memblokir akses terhadap makanan, air dan listrik di Gaza. Padahal, hal ini merupakan pelanggaran terhadap Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Berbicara pada pertemuan Yayasan Pemuda Türkiye (TÜGVA) di Ankara pada hari Kamis, Erdogan mengatakan bahwa negara-negara Barat, terutama AS, telah memilih untuk mengobarkan api daripada meredakan ketegangan di Gaza.

“Apakah pantas bagi negara seperti AS untuk memulihkan perdamaian, atau menambah bahan bakar ke dalam api?” kata Erdogan.

Dia mencatat bahwa tindakan zionis yang memutus akses terhadap air, listrik, bahan bakar dan makanan bagi 2 juta warga Palestina yang tinggal di wilayah seluas 360 kilometer persegi merupakan tindakan yang tidak manusiawi dan merupakan pelanggaran terhadap hukum perang.

“Kami tidak ingin konflik menyebar ke wilayah kami, alih-alih mendukung seseorang secara membabi buta, kami menyerukan aktor-aktor berpengaruh untuk mengurangi ketegangan,” kata Erdogan di Ankara.

Baca Juga

perang skala penuh
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Erdogan mengatakan bahwa negara-negara Barat, terutama AS, telah memilih untuk mengobarkan api daripada meredakan ketegangan di Gaza.  

Dia mencatat bahwa tindakan ‘Israel’ yang memutus akses terhadap air, listrik, bahan bakar dan makanan bagi 2 juta warga Palestina yang tinggal di wilayah seluas 360 kilometer persegi merupakan tindakan yang tidak manusiawi dan merupakan pelanggaran terhadap hukum perang.

“Kami tidak ingin konflik menyebar ke wilayah kami, alih-alih mendukung seseorang secara membabi buta, kami menyerukan aktor-aktor berpengaruh untuk mengurangi ketegangan,” kata Erdogan.

Hari ini memasuki hari kedelapan “Operasi Pedang Besi” Zionis-‘Israel’ yang telah membunuh 1799 warga Gaza, termasuk lebih dari 500 anak, 44 di Tepi Barat dan sebanyak 6388 orang cedera. Data ini menunjukkan dalam sehari Zionis membantai 263 orang.

Bombardir penjajah dimulai ketika pejuang kemerdekaan Palestina memulai “Operasi Taufan Al-Aqsha” (Operasi Badai Al-Aqsha) melawan ‘Israel’, berupa serangan mendadak termasuk infiltrasi ke kantong-kantor militer penjajah melalui darat, laut, dan udara.

Hamas mengatakan serangan itu merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur (Baitul Maqdis) yang diduduki dan meningkatnya kekerasan pemukim ‘Israel’ terhadap warga Palestina, termasuk pelecehan pada perempuan Palestina.

Respons ‘Israel’ meluas hingga memotong pasokan air dan listrik ke Gaza, yang semakin memperburuk kondisi kehidupan di wilayah yang terkepung sejak tahun 2007.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHeadlineisraelkejahatan perangNegara BaratRecep Tayyip Erdogan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Platform X Dinilai Gagal Mengatasi Penyebaran ‘Informasi Palsu’ Serangan Gaza
Tulisan selanjutnya MUI ‘Dukung’ Perjuangan Hamas,  Heran Pembelaan Membabi Buta Barat pada Penjajah ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh

Kajian
24 Juni 2026 14:35
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

23 Juni 2026 22:31
Mossad
Berita

Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

23 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?