Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penerbit Dunia Islam Memboikot Frankfurt Book Fair (FBF) yang Mendukung ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2023 15:16 3:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2023 15:35
Bagikan
Frankfurt Book Fair
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara-negara Muslim memutuskan telah memboikot penyelenggaraan Pameran Buku Internasional Frankfurt (FBF). Persatuan Penerbit Arab mengumumkan boikotnya terhadap Pameran Buku Internasional Frankfurt pada sesi ke-75, mengingat pernyataan yang dikeluarkan oleh ketua pameran setelah dia mendukung agresi brutal penjajah Israel terhadap rakyat Palestina.

Alasan lain pemboikotan dilakukan  karena sikap panitia melakukan pembatalan penghargaan kepada penulis esai kelahiran Palestina, Adania Shibli.

Oleh karena itu, Persatuan Penerbit Arab memutuskan untuk memboikot Frankfurt Fair dan menarik partisipasinya sebagai wujud penolakan dan kecaman terhadap penyelenggaraan pameran tersebut, serta solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Persatuan Penerbit Arab mengutuk serangan terhadap warga sipil, menolak ketidakadilan yang dialami rakyat Palestina selama beberapa dekade, dan menekankan dukungan terhadap hak rakyat Palestina atas kebebasan, kemerdekaan, dan pendirian negara merdeka.

Posisi manajemen Pameran Buku Internasional Frankfurt sehubungan dengan serangan dan pembantaian terhadap rakyat Palestina melemahkan hubungan luar biasa antara penerbit Arab dan Pameran Frankfurt serta melemparkan budaya ke dalam ranah politik.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Pengunduran diri dari keikutsertaan acara juga dilakukan, Asosiasi Penerbit Emirates, juga Otoritas Buku Sharjah. Secara keseluruhan, beberapa keputusan penarikan yang diumumkan akhir pekan ini didasarkan pada dua situasi di Gaza, Palestina.

Sementara itu, para pejabat Iran juga telah menarik diri dari Frankfurt Book Fair (FBF) karena digambarkan oleh Wali Kota Frankfurt sebagaimana dikutip akun @IranIntl_En.

Hal serupa juga dilakukan Malaysia dan Indonesia.  Dalam pengumuman resminya di aku media X, Pusat Bahasa dan Pustaka (DBP) Malaysia memutuskan untuk mundur dari keikutsertaan dalam Pameran Buku Frankfurt 2023.

“Sejalan dengan sikap pemerintah terhadap konflik Palestina – Israel saat ini, Dewan Bahasa dan Perpustakaan (DBP) memutuskan untuk mundur dari keikutsertaan dalam Pameran Buku Frankfurt 2023, “ tulis DBP dalam keterangannya di situs media sosial X, @DBPMalasia, 16 Oktober 2023.

Senada dengan Malaysia, Indonesia melalui IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) juga melakukan boikot dengan tidak menghadiri pameran.  Menurut Ketua Umum Ikapi, Arys Hilman, pembatalan keikutsertaan dalam Frankfurt Book Fair (FBF) tahun ini

“Tidak akan ada atribut negara maupun bendera Indonesia/Ikapi sama sekali pada stan yang sudah terlanjur dibangun,” kata Arys Hilman.

Diketahui, Kepala FBF, Juergen Boos, dalam pernyataannya menegaskan bahwa “Penyelenggara (FBF) secara berkala menyediakan beberapa sesi khusus untuk menyuarakan suara para warga Israel.”

Di antara salah satu even khusus ‘Israel’ yang diselenggarakan FBF bertajuk ‘Out of Concern for Israel’. Selain memberi dukungan kepada penjajah ‘Israel’, acara penghargaan untuk penulis asal Palestina, Adania Shibli, ikut dibatalkan pihak Frankfurt Book Fair (FBF).

Shilbli, tinggal di antara Berlin dan Yerusalem (Baitul Maqdis), yang rencananya akan dianugerahi LiBeraturpreis 2023, hadiah tahunan yang diberikan kepada penulis perempuan dari Afrika, Asia, Amerika Latin, atau dunia Arab.

Adania Shibli seharusnya mendapat penghargaan di Frankfurt Book Fair atas karyanya yang berjudul “Minor Detail”, Jumat (13/10/2023) kemarin.

Tapi, penyelenggara -asosiasi LitProm– memutuskan untuk membatalkan seremoninya, karena situasi perang yang sedang terjadi antara penjajah ‘Israel’ dan Palestina.

Novel “Minor Detail” mendapat pujian dan kritik yang tinggi. Beberapa kritikus melihatnya sebagai narasi antisemit, sementara yang lain menganggapnya sebagai karya seni yang kuat.

Cerita “Minor Detail” terdiri dari dua bagian. Yang pertama menceritakan tentang seorang gadis Palestina yang diperkosa dan dibunuh di Gurun Negev selama Perang Arab-Israel tahun 1948.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FBFFrankfurt Book FairHeadlineNegara MuslimPameran Buku Internasional FrankfurtPenerbit Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Penjajah, Ikapi Membatalkan Keikutsertaan di Frankfurt Book Fair 2023
Tulisan selanjutnya Sebanyak 11 Jurnalis Gugur, Lebih dari 20 Terluka di Gaza sejak 7 Oktober

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?