Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dosen Unair: Upaya Bangsa Palestina Mendapatkan Kemerdekaan Tidak Melanggar Hukum  

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2023 22:13 10:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 18 Oktober 2023 22:25
Bagikan
Dosean HI FISIP UNAIR M. Muttaqien SIP MA PhD
Bagikan

Hidayatullah.com—Isu Palestina memanas kembali yang bermula dari serangan pejuang pembebasal Al-Aqsha, Izzuddin Al-Qassam dinilai upaya untuk merebut kembali tanah air Palestina dari belenggu kekejaman penjajah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Hamas Palestina terhadap ‘Israel’ di wilayah selatan jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023). Akibat dari peristiwa itu ribuan korban jiwa melayang. Serangan awal itu memicu misi balas dendam oleh ‘Israel’ atas penyusupan dan penyerangan secara mendadak oleh Hamas ke wilayah ‘Israel’.

Menurut dosen Departemen Hubungan Internasional FISIP UNAIR M. Muttaqien SIP MA PhD,  upaya yang bangsa Palestina lakukan untuk mendapatkan kembali kemerdekaan wilayahnya tidak melanggar ketentuan yang ada di hukum internasional.

“Terkait upaya untuk mendapatkan kemerdekaan, Resolusi PBB sendiri juga memberikan hak kepada bangsa yang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan itu untuk menggunakan berbagai cara. Termasuk, penggunaan kekuatan bersenjata dan itu pula yang bangsa Palestina lakukan,” ujarnya dikutip laman UnairNews, Rabu (18/10/2023).

Menurutnya, ketegangan yang berlangsung antara Palestina dan ‘Israel’ memberikan dampak yang besar terhadap kondisi politik global. Muttaqien menyebutkan dalam istilah hubungan internasional, kondisi ini disebut dengan All Arabic Core Concern karena konflik ini menyita banyak perhatian dari masyarakat internasional khususnya bangsa Arab dan dunia Islam.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Hal ini, bisa memicu dampak baik karena kasus ini dapat mendapat simpati secara menyeluruh. “Di tingkat regional, negara-negara yang berbatasan langsung dengan ‘Israel’ tentu akan merespons persoalan yang terjadi di Palestina. Demikian pula, lingkup yang lebih luas lagi yang tidak berbatasan langsung dengan ‘Israel’, termasuk juga negara besar seperti Amerika Serikat dengan mengirim kapal induk serta Rusia pun juga mendukung Palestina,” terangnya.

Solusi untuk meredakan konflik ini adalah dengan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Palestina. Perang yang berkecamuk ini terjadi karena respons dari Hamas mengenai eksistensi mereka sebagai sebuah bangsa yang memiliki hak untuk merdeka.

Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Muttaqien. “Ketika hak itu tidak ditunaikan maka persoalan konflik ini akan terus berlarut-larut. Ini mungkin salah satu bagian respons dari Hamas bahwa mereka itu masih eksis sebagai sebuah bangsa,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fisip UnairHAMASHeadlineHubungan Internasionalhukum internasionalisraelKemerdekaan Palestinapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Sebut Serangan ‘Israel’ terhadap Rumah Sakit sebagai Kejahatan Perang
Tulisan selanjutnya Karim Benzema Dituduh Dekat Ikhwanul Muslimin Usai Dukung Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?