Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(VIDEO) Pendeta Radikal Hindu Ini Ingin Tinggal di ‘Israel’ Bantu Zionis “Basmi” Umat Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2023 10:27 10:27 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Oktober 2023 10:25
Bagikan
Pendeta radikal Hindu India Yati Narsinghanand
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam sebuah unggahan video viral di YouTube menunjukkan seorang pendeta radikal Hindu dan ekstremis Hindutva meminta izin kepada penjajah ‘Israel’ untuk menetap di wilayah ilegal tersebut dan diizinkan membasmi umat sebagai bukti kemiripannya dengan ‘Israel’.

Pria yang akrab disapa Yati Narsinghanand Saraswati ini dalam keterangannya mengaku mirip dengan Yahudi, yakni membenci ‘Muhammad dan kitab jahatnya’, mengacu pada Baginda Nabi Muhammad dan kitab suci umat Islam, Al-Quran.

Biksu Hindutva yang dalam banyak telah diajukan ke polisi atas ujaran kebencian dan pidato keji yang menargetkan umat Islam, menyatakan keinginannya untuk menetap di ‘Israel’ untuk berkontribusi pada upaya membantu pertahanan ‘Israel’ melawan pejuang kemerdekaan Palestina.

Usulannya muncul pada saat ‘Israel’ terlibat dalam operasi militer di Jalur Gaza, dengan pasukan infanteri dan tank melakukan serangan lokal untuk melawan pejuang Palestina dan mencari warga ‘Israel’ yang ditawan.

Selain itu, pria yang bekerja di kuil Dasna Devi di Ghaziabad itu juga viral setelah berpidato dengan topic yang sama, yang menyebar di media sosial. “Hari ini, kami ingin meminta ‘Israel’ mengizinkan kami tinggal di ‘Israel’.”

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

“Penyakit yang mereka (Yahudi) hadapi, kami (Hindu dan Yahudi), mempunyai musuh yang sama; Muhammad dan kitab jahatnya.” kata orang yang terkenal dengan komentar anti-Muslimnya,” ujarnya.

Video yang diproduksi tersebut bukanlah video online pertama yang memperlihatkan dirinya belum puas dengan agama Islam.

Ia sempat viral sebelum mengeluarkan pernyataan dan menyerukan kelompok Hindutva untuk merebut Makkah, serta menegaskan bahwa jika Ka’bah tidak dikuasai, tidak ada kekuatan di bumi yang bisa mengalahkan Islam.

“Kami beragama Hindu, kami tidak membunuh siapa pun karena pandangan agama (mereka). Kami menerima pandangan agama semua orang,” katanya dalam video tersebut.

Di saat dia berbicara, hampir sepuluh pemberitaan tentang kekerasan Hindutva –termasuk pembunuhan dan pembantaian pada umat non-Hindu–  terus muncul di India, yang menyangkal klaimnya.

 “Yang kami inginkan adalah para pengikut Muhammad dan kitab jahatnya, disingkirkan dari muka bumi ini,” ujarnya di akhir video.

Selain berbagai reaksi yang ditunjukkan pengguna platform tontonan video tersebut, salah satu pengguna memberikan komentar sinis yang berbunyi. “Musuh utama mereka adalah kebersihan pribadi. Mereka harus melawannya terlebih dahulu,” kata pengguna kanal YouTube.

Orang lain juga berkomentar menilai kefanatikan yang ditunjukkan dengan mengatakan; “Saya tidak akan terkejut jika mereka menganggap Netanyahu sebagai pemuja seperti yang mereka lakukan terhadap Donal Trump”.

“Sejujurnya, ‘Israel’ mungkin akan meludahi mereka,” kata pengguna lain berkomentar.

Salah satu kesamaan antara pendukung ideologi Hindutva (ekstremis Hindu) dan pasukan pendudukan ilegal ‘Israel’ adalah kesediaan mereka untuk berbohong dalam pernyataan mereka.

Ekstremis Hindutva menyangkal penindasan agama di India, sementara pasukan pendudukan ilegal ‘Israel’ menuduh kelompok pembebasan Palestina melakukan pembunuhan tanpa bukti dan menyangkal mereka melakukan pemboman di rumah sakit. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-IslamHeadlineHinduHindutvaisraelpalestinaPendeta radikalYati Narsinghanand Saraswati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dikukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi dan Keuangan Sosial Islam, Prof Nafik Gagas Pasar Ta’awun
Tulisan selanjutnya Pengelolaan Akuntansi Zakat yang Benar Bisa menjadi Alat Pembangunan Ekonomi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

2 Juni 2026 17:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?