Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota ISIS asal Selandia Baru Ketahuan Posisinya karena Geo-Tagging Twitter

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2015 20:12 8:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2015 20:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang warga Selandia Baru yang diyakini ikut bertempur bersama kelompok ISIS/ISIL secara tidak sengaja mengumbar lokasi pergerakannya di Suriah dengan mengaktifkan geo-tagging akunnya di Twitter.

Dilansir The Guardian Ahad(1/2/2015), Mark Taylor yang juga dikenal dengan nama Abu Abdul Rahman diketahui menghapus 45 kicauannya di Twitter awal pekan ini, setelah menyadari bahwa kicauannya itu mengungkap koordinat dari lokasi tempatnya berada di Suriah.

Dengan menggunakan sebagian dari tweet terebut peneliti Jeff Weyers, pengelola kelompok inteligen open-source iBrado, dapat mengetahui lokasi keberadaan Taylor awal Desember lalu yaitu di sebuah rumah di Al-Taqbah, kota di Suriah dekat basis pertahanan kelompok ISIS di Raqqa.

Taylor, yang berhasil menyelinap keluar Selandia Baru pada Mei 2012 meskipun ada larangan bepergian, muncul di Suriah Juni 2014.

“Lokasi saya sekarang di Suriah dan komitmen saya adalah berjihad untuk Allah dan Rasul-Nya,” kata Taylor dalam rekaman video yang diunggah ke YouTube bulan itu dikutip The Guardian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya Taylor pernah mengatakan kepada media Selandia Baru bahwa dirinya akan tinggal di Suriah sampai mendapatkan mati syahid, namun pada bulan September dia memiliki pemikiran lain, di mana dia mengatakan telah menyadari bahwa yang dibutuhkan Suriah justru adalah bantuan dan dukungan kemanusiaan.

Pada Juni lalu di laman Facebook Taylor dengan bangga memamerkan paspor Selandia Baru-nya yang hangus dibakar, dengan mengatakan bahwa kepindahannya ke Suriah adalah perjalanan satu arah dan tidak akan kembali. Dia mengaku sejak itu terus menghubungi kantor urusan paspor Selandia Baru untuk mendapatkan penggantinya, tetapi dia belum menerima kabar balasan.

Taylor dimasukkan ke dalam daftar orang yang diawasi oleh aparat keamanan setelah mengungjungi seorang warga Selandia Baru lainnya, Muslim bin John, di Yaman tahun 2009. John terbunuh dalam serangan drone Amerika Serikat di Yaman pada November 2013 bersama dengan warga Australia, Christopher Harvard.

Akun Twitter Taylor, @M_Taylor_Kiwi sekarang sudah ditangguhkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Kepala IMF Kini Hadapi Tuduhan sebagai Mucikari
Tulisan selanjutnya Tiga Cara Menanamkan Akidah pada Anak-Anak Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Berita
11 Juni 2026 13:00
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?