Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menguras Harta Jemaat Gereja Unifikasi Jepang Minta Maaf

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2023 09:40 9:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2023 09:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Gereja Unifikasi (Unification Church) cabang Jepang, hari Selasa (7/11/2023), menyampaikan permohonan maaf kepada bekas jemaatnya dan pihak-pihak lain atas donasi besar yang dimintanya dan kesulitan yang mereka timbulkan. Gereja Unifikasi secara yidak langsung menjadi penyebab pembunuhan mantan PM Shinzo Abe.

“Saya harus secara terbuka meminta maaf kepasa semua orang yang telah menderita disebabkan kurangnya bimbingan dari organisasi kami,” kata Tomihiro Tanaka di awal konferensi pers, seraya menundukkan kepalanya. “Saya dengan setulus hati sekali lagi meminta maaf kepada para jemaat generasi kedua dan rakyat Jepang.”

Konferensi pers tersebut merupakan yang pertama dilakukan Tanaka sejak pemerintah pada bulan Oktober meminta perintah pengadilan untuk membubarkan gereja tersebut, yang sekarang menggunakan nama Family Federation for World Peace and Unification.

Pernyataan publik itu yang pertama dari seorang pejabat tinggi Gereja Unifikasi atas masalah sumbangan sejak penembakan yang merenggut nyawa mantan Perdana Menteri Shinzo Abe tahun lalu, yang membuat gereja itu menjadi sorotan.

Namun, Tanaka bersumpah bahwa gerejanya akan melawan perintah pembubaran.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Kami sama sekali tidak dapat menerima perintah pembubaran dari sudut pandang kebebasan beragama dan aturan hukum,” katanya, seperti dikutip Asahi Shimbun.

Tanaka yakin argumen hukum gerejanya akan diterima di pengadilan.

Bicara soal aset gerejanya yang dikhawatirkan oleh pemerintah akan dipindah ke luar negeri sebelum perkara hukumnya tuntas, Tanaka menegaskan bahwa sama sekali tidak diperlukan aturan hukum untuk mencegah pengalihan aset gereja.

Tanaka mengatakan sampai keputusan pengadilan inkrah, gereja berencana menyetor 6 miliar yen hingga 10 miliar yen ($40 juta hingga $67 juta) ke pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja UnifikasiJepangShinzo Abe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serang Milisi Dukungan Iran di Suriah
Tulisan selanjutnya Antony Blinken dan Mahmoud Abbas Alasan Mengapa ‘Israel’ Mempertahankan Otoritas Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?