Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sebelum Jatuh Osprey Amerika Minta Izin Mendarat Darurat Tapi Terbang Salah Arah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Desember 2023 12:14 12:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Desember 2023 12:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah pesawat Osprey milik US Air Force yang beberapa hari lalu jatuh di wilayah Prefektur Kagoshima, Jepang, terbang salah arah justru menjauh dari lokasi pendaratan darurat yang akan ditujunya. Demikian menurut penjelasan pejabat pemerintah Jepang.

Temuan itu mengindikasikan bahwa kru Amerika Serikat yang menerbangkan pesawat tilt-rotor itu kehilangan kendali atas pesawat tersebut sebelum akhirnya jatuh ke laut dan menewaskan delapan orang di dalamnya.

Pesawat CV-22 Osprey nahas itu menghilang dari pantauan radar Pasukan Bela Diri Jepang sekitar pukul 2:40 siang pada 29 November, lima menit setelah kru meminta izin pendaratan darurat di bandara Yakushima, lapor Asahi Shimbun Rabu (6/12/2023).

Pesawat terakhir kali terlacak radar berada di tenggara bandara itu sekitar 1 sampai 2 kilometer jauhnya dari bibir pantai timur Pulau Yakushima.

Bagian utama Osprey yang terjun ke dalam laut itu ditemukan pada 4 Desember sekitar 2 sampai 3 kilometer jauhnya ke arah antara selatan dan barat daya dari titik terakhir pantauan radar.

Baca Juga

Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa

Radar bisa kehilangan jejak pesawat yang terbang rendah, mengindikasikan Osprey itu terbang melayang dekat dengan permukaan air setelah mengalami masalah di bagian mesin.

Seorang pejabat dari Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan pesawat terbang sepertinya kehilangan daya dorong disebabkan gangguan teknis, seraya mengutip keterangan sejumlah saksi mata yang melihat Osprey itu terbang berputar dengan bagian sisi kirinya rusak beberapa saat sebelum jatuh.

Seorang saksi mengatakan kepada The Asahi Shimbun bahwa pesawat itu terbang dengan posisi terbalik dan mesin sisi kirinya terbakar.

Pejabat kementerian itu juga mengatakan kemungkinan bangkai pesawat terbawa arus laut sehingga posisinya berubah dari tittik lokasi penemuan.

Mayat tiga personel militer AS sudah dikeluarkan dari laut. Sementara petugas masih berusaha mengangkat tiga jasad lain yang berhasil ditemukan. Meskipun dua lainnya masih hilang, US Air Firce mengatakan semua delapan orang yang berada di atas pesawat tersebut dinyatakan sudah wafat.

Osprey bernasib malang itu ditempatkan di Yokota Air Base di sebelah barat Tokyo. Pada hari kecelakaan, Osprey itu dan dua pesawat lain bertolak dari Marine Corps Air Station Iwakuni di wilayah Prefektur Yamaguchi dan menuju Kadena Air Base di Prefektur Okinawa.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatJepangOsprey
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya fatwa MUI Ganja Medis Jepang Cabut Larangan Ganja Medis, Penjara Menanti Bagi Pengguna Tanpa Izin
Tulisan selanjutnya Italia Keluar dari Mega Proyek China Belt and Road Initiative

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah

Berita
11 Agustus 2026 15:00
Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu

Terbaru

  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa

15 Agustus 2026 14:30
Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

15 Agustus 2026 10:23
Berita

PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta

15 Agustus 2026 10:08
Berita

Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak

15 Agustus 2026 09:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?