Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Larang Keluarga Mahsa Amini Terbang untuk Mengambil Anugerah Sakharov Prize

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2023 21:59 9:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2023 21:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Keluarga Mahsa Amini dilarang terbang ke Prancis oleh otoritas Iran, ketika berangkat untuk mengambl anugerah bidang HAM Sakharov Prize.

Orangtua dan saudara laki-laki Amini dilarang menaiki pesawat dan paspor mereka disita, kata pengacara keluarga itu seperti dilansir BBC Sabtu (9/12/2023).

Mereka dijadwalkan berangkat ke Strasbourg untuk menerima Sakharov Prize, anugerah HAM terbesar Uni Eropa, yang tahun ini diberikan kepada mendiang Mahsa Amini.

Keluarga itu dilarang bepergian ke luar negeri meskipun memiliki visa yang valid.

Kematian Amini tahun lalu menyulut aksi protes di seluruh penjuru Iran. Gadis keturunan Kurdi itu meninggal di rumah sakit pada 16 September 2022 setelah mengalami koma akibat luka-luka yang dideritanya selama dalam tahanan polisi. Amini ditangkap oleh polisi moral saat berkunjung ke Teheran dengan alasan mengenakan kerudung tetapi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga

Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Para saksi mengatakan gadis berusia 22 tahun itu dipukuli saat berada di tahanan. Namun, pihak berwenang membantah keterangan itu dan menyebut Amini meninggal dunia akibat serangan jantung.

Pada bulan Oktober, Uni Eropa memutuskan anugerah tertinggi bidang hak asasi manusia tahun ini diberikan kepada Mahsa Amini dan gerakan global “Woman, Life, Freedom” yang dipicu kematiannya.

Berbicara kepada AFP, pengacara keluarga itu, Chirinne Ardakani, mengatakan bahwa ibu, bapak dan seorang saudara lelaki Amini dilarang masuk ke dalam pesawat yang akan membawa mereka ke Prancis untuk menerima Sakharov Prize.

Presiden Parlemen Uni Eropa Roberta Metsola mendesak Iran agar membatalkan larangan tersebut.

“Tempat mereka pada hari Selasa depan adalah di Parlemen Eropa di Strasbourg untuk menerima Sakharov Prize, bersama para wanita Iran pemberani,” kata Metsola lewat media sosial. “Kebenaran tidak dapat dibungkam,” imbuhnya.

Pada bulan September saat peringatan satu tahun kematian Mahsa Amini, ayahnya Amjad ditangkap oleh pasukan Garda Revolusi Iran yang mewanti-wanti agar dia tidak menggelar peringatan kematian putrinya, menurut kelompok-kelompok peduli HAM.

Ribuan orang di berbagai belahan dunia justru yang memperingati hari duka itu, mereka turun ke jalan menunjukkan keberpihakan kepada Amini, keluarganya dan kaum wanita Iran. Amjad akhirnya dilepaskan dari tahanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mahsa Amini
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Putra Presiden Somalia
Tulisan selanjutnya Enam Negara Afrika Teken Perjanjian Bebas Tarif dengan China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Berita
30 Oktober 2026 16:27
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

30 Oktober 2026 13:12
Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

30 Oktober 2026 13:10
Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

30 Oktober 2026 10:49
Berita

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak

29 Oktober 2026 15:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?