Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Niger Mengatakan Semua Tentara Prancis Segera Angkat Kaki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2023 08:54 8:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2023 09:30
Bagikan
Drone Angkatan Udara Prancis di kawasan Sahel, Afrika.
Bagikan

Hidayatullah.com– Niger mengatakan penarikan semua pasukan Prancis dari negaranya akan tuntas pada 22 Desember 

Dilansir AFP, hari Rabu (13/12/2023) penguasa mili negara itu sudah mengakhiri kerja sama pertahanan dengan Prancis, yang sejak dulu merupakan mitra keamanannya.

Sebelumnya Presiden Emmanuel Macron pernah mengumumkan bahwa pasukan Prancis akan meninggalkan Niger pada akhir tahun ini, dengan kontingen pertama angkat ransel pada bulan Oktober.

“Pada 22 Desember, semua tentara Prancis sert logistik mereka akan meninggalkan Niger untuk selamanya,” kata militer Niger dalam sebuah pernyataan.

Sejauh ini penarikan pasukan dilakukan secara terkoordinasi dan aman, imbuhnya.

Baca Juga

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM

Menurut media Niger sebanyak 1.346 tentara Prancis dan 80 persen perlengkapan logistik mereka sudah keluar dari Niger, saat ini masih 157 prajurit tersisa.

Setelah mendongkel Presiden Mohamed Bazoum lewat kudeta, penguasa militer Niger menghentikan kerja sama keamanan dengan negara-negara Barat. Pada saat bersamaan mereka menjalin hubungan yang lebih erat dengan penguasa militer di negara tetangga Mali dan Burkina Faso.

Ketiga negara di kawasan Sahel itu sejak lama menghadapi gangguan keamanan dari kelompok bandit bersenjata dan milisi yang berkaitan dengan Al-Qaeda dan ISIS.

Negara-negara di Afrika Barat pekan lalu sepakat untuk tetap memberlakukan sanksi kepada Niger, guna mendesak percepatan pengembalian kekuasaan ke tangan sipil.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:NigerPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengaruh dan Tekanan China di Perguruan Tinggi Ternama Inggris
Tulisan selanjutnya 11 Ton Kokain Mafia Albania Disita Aparat Spanyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi

Berita
3 Oktober 2026 10:17
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Terbaru

  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

4 Oktober 2026 15:56
Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?