Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Baru Dibuat Sudah Dapat 145 Ribu Follower, Akun Twitter Brigade Al-Qassam Kena Suspend

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Januari 2024 00:03 12:03 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 Januari 2024 06:00
Bagikan
Akun Twitter Brigade Al-Qassam Hamas disuspend
Bagikan

Hidayatullah.com – Platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) menangguhkan atau men-suspend akun Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Palestina, Hamas pada Senin (08/10/2023).

Brigade Al-Qassam mengumumkan sebuah akun resmi baru di platform X. Namun, akun yang mendapatkan banyak pengikut dalam waktu singkat ini telah ditangguhkan.

Meski baru dibuat, akun @qassam2024, mendapat lebih dari 145.000 follower sebelum ditangguhkan dengan sebuah pesan yang ditinggalkan oleh tim X: “X menangguhkan semua akun yang melanggar peraturan dan hukum kami.”

Para aktivis pro-Palestina mengecam X karena menangguhkan akun Brigade Al-Qassam di media sosial dan menuduh CEO X, Elon Musk mengikuti strategi Mark Zuckerberg untuk membatasi suara Palestina dan menghapus konten pro-Palestina.

Baca juga: Elon Musk Suarakan Dukungan untuk ‘Israel’, Warganet Serukan Boikot X

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Banyak pengguna media sosial mengatakan bahwa sejak peluncuran akun tersebut, akun tersebut menjadi terkenal dan memecahkan rekor pengikut.

Merespon kecaman netizen, Elon Musk mentweet, “Ini adalah keputusan yang sulit. Meskipun banyak pemimpin pemerintahan, termasuk di #AS, menyerukan untuk membunuh orang, kami memiliki “aturan pengecualian PBB”; jika sebuah pemerintahan diakui oleh PBB, kami tidak akan menangguhkan akun mereka. Hamas tidak diakui sebagai pemerintah oleh PBB, jadi ditangguhkan.”

Baca juga: Hamas, Syiah dan Ahlus Sunnah Palestina

Perang di Gaza telah berlangsung sejak Hamas mengumumkan operasi Taufan Al-Aqsa melawan entitas penjajah “Israel”, yang merupakan operasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai balasannya, Zionis “Israel” melancarkan serangan keji ke Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa jumlah martir di wilayah tersebut melonjak menjadi lebih dari 23.000 orang, dan jumlah korban luka-luka meningkat menjadi 58.926 orang dalam serangan “Israel” yang sedang berlangsung.

Sebanyak 112 jurnalis juga terbunuh di daerah kantong yang terkepung sejak 7 Oktober, dengan korban terakhir adalah jurnalis Al Jazeera Hamza Al Dahdouh, putra dari Wael Al Dahdouh, bersama dengan koleganya Mustafa Thurayyah, dalam sebuah serangan yang secara langsung menargetkan kendaraan mereka di Khan Younis.*

Baca juga: Agresi Hari ke-95: Al-Qassam Gagalkan Pasukan Khusus ‘Israel’ dalam Misi Penyelamatan Tawanan  

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akun Al-Qassam Disuspendakun twitterBrigade Al-QassamElon MuskHAMASHeadline
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kejahatan Zionis ‘Israel’ di Gaza
Tulisan selanjutnya Blak-blakan Mengaku Gay, Gabriel Attal Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?