Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

100 Hari Genosida ‘Israel’ di Gaza, 100 Ribu Warga Palestina Jadi Korban

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Januari 2024 01:15 1:15 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 Januari 2024 07:00
Bagikan
Anak Palestina 2
Bagikan

Hidayatullah.com – Sekitar 100.000 warga Palestina di Jalur Gaza telah terbunuh, hilang, atau terluka sejak dimulainya perang genosida “Israel” di Jalur Gaza, demikian laporan Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Med.

Daftar isi
  • Genosida Sistematis
  • Rafah Tak Mampu Tampung 1,3 Pengungsi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut laporan tersebut, hingga 13 Januari 2024, setidaknya 31.497 warga Palestina di Gaza telah terbunuh, di mana 92% di antaranya adalah warga sipil (28.951 orang). Di antara warga Palestina tersebut terdapat 12.345 anak-anak, 6.471 perempuan, 295 tenaga kesehatan, 41 personel pertahanan sipil, dan 113 wartawan. Selain itu, 61.079 orang terluka, banyak di antaranya dalam keadaan kritis.

Euro-Med menuduh “Israel” melanggar hukum humaniter internasional, dengan menekankan bahwa perusakan dan penghancuran properti untuk tujuan pencegahan atau penangkalan, bahkan untuk tujuan militer, dilarang di bawah hukum internasional.

Badan pengawas ini juga memasukkan orang-orang yang hilang dan mereka yang diperkirakan tewas karena terperangkap dalam waktu lama di bawah reruntuhan ke dalam angka-angkanya.

Baca juga: Adila Hassim, Pengacara Muslim yang Wakili Afrika Selatan di ICJ

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Genosida Sistematis

Selain itu, laporan tersebut menegaskan bahwa sekitar 1,955 juta orang Palestina, yang merupakan sekitar 85% dari populasi Gaza, telah mengungsi sejak dimulainya perang genosida di Jalur Gaza.

Di samping korban jiwa akibat perang ini, pasukan pendudukan Israel telah menghancurkan 69.700 unit rumah dan merusak sebagian 187.300 unit rumah lainnya. “Israel” juga telah menargetkan berbagai fasilitas, termasuk 320 sekolah, 1.671 fasilitas industri, 183 fasilitas kesehatan, 239 masjid, tiga gereja, dan 170 kantor pers, yang sebagian besar telah berubah menjadi tempat pengungsian bagi para pengungsi.

Euro-Med menegaskan bahwa tindakan “Israel” “kemungkinan besar merupakan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida.”

Oleh karena itu, keputusan Afrika Selatan untuk mengajukan pengaduan genosida terhadap “Israel” di Mahkamah Internasional dianggap sangat penting, untuk memberikan tekanan dan mengakhiri kekebalan hukum dan kurangnya pertanggungjawaban “Israel”.

Euro-Med juga menyerukan penyelidikan internasional terhadap pelanggaran “Israel” dan menuntut pertanggungjawaban.

Baca juga: ‘Israel’ Tak akan Mampu Lenyapkan Pejuang Palestina Meski Perang Berlangsung Lama

Rafah Tak Mampu Tampung 1,3 Pengungsi

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menegaskan bahwa infrastruktur, kesehatan, dan fasilitas layanan di Jalur Gaza selatan, khususnya di Rafah, rapuh dan tidak dapat menampung 1,3 juta penduduk dan pengungsi. Kementerian memperingatkan penyebaran epidemi di antara para pengungsi, terutama anak-anak dan orang tua.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Kementerian menjelaskan bahwa penjajah Israel terus menargetkan kru kesehatan, mencatat bahwa puluhan orang telah menjadi martir oleh serangan udara yang secara langsung menargetkan mereka, sementara yang lain telah ditahan oleh pasukan penjajah. Dengan demikian, hanya 6 ambulans yang masih beroperasi di sektor ini.

Kementerian meminta lembaga-lembaga masyarakat internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk segera membawa perangkat, peralatan, obat-obatan, dan tim medis dari luar Jalur Gaza untuk mendapatkan bantuan.

Selain itu, dalam pernyataannya, Kementerian mendesak evakuasi korban luka dari Gaza untuk mendapatkan perawatan di luar negeri, dengan menyatakan, “Kami masih berjuang untuk mengoperasikan beberapa layanan penting, termasuk unit perawatan intensif dan tempat perawatan anak.”

Baca juga: Sudah 380 Masjid Dihancurkan ‘Israel’ di Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosidaHeadlineisraelJalur GazaKonflik Palestina-IsraelpalestinaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Orang Spanyol Tertarik Islam Usai Saksikan Ketabahan Rakyat Palestina Banyak Orang Spanyol Tertarik Islam Usai Saksikan Ketabahan Rakyat Palestina
Tulisan selanjutnya Setelah 25 Tahun Pasukan Perdamaian PBB Angkat Ransel dari RD Kongo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?