Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Setelah 25 Tahun Pasukan Perdamaian PBB Angkat Ransel dari RD Kongo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Januari 2024 08:11 8:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Januari 2024 08:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang dalam proses penarikan diri dari RD Kongo, 25 tahun setelah mereka memulai misinya di negara itu

Penarikan misi pasukan PBB yang diberi nama Monusco  itu diumumkan oleh Menteri Luar Negeri RD Kongo pada hari Sabtu (13/1/2024). Proses tersebut akan berlangsung sampai akhir tahun ini, lapor AFP.

Berbicara bersama para pemimpin pasukan Monusco, Menteri Luar Negeri Christophe Lutundula mengatakan dalam konferensi pers bahwa mereka akan berusaha melakukan proses penarikan pasukan “yang patut ditiru”.

Saat ini Monusco menempatkan di lapangan 13.500 personel tentara dan 2.000 personel kepolisian, sebagian besar berasal dari Asia dan Afrika, di tiga provinsi di bagian timur RD Kongo, yaitu Ituri, Kivu Selatan dan Kivu Utara.

Penarikan pasukan akan dilakukan dalam tiga tahap, dimulai dengan penarikan pasukan dari Kivu Selatan sebelum akhir April.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Namun, kata Lutundula rencana itu belum sampai pada tahap “pasukan menaiki pesawat” untuk meninggalkan RD Kongo.

Jadi bisa dikatakan penarikan pasukan Monusco dari RD Kongo sedang diupayakan.

Pangkalan pertama dari 14 pangkalan pasukan PBB di Kivu Selatan diharapkan akan ditutup paling lambat pada 15 Februari dan diserahkan kepada pasukan militer RD Kongo, menurut pimpinan Monusco, Bintou Keita. Pangkalan pertama yang akan diserahkan berada di Kamanyola dekat perbatasan dengan Burundi.

Tanggal akhir penarikan penuh pasukan PBB itu belum ditetapkan, tetapi Lutundula mengatakan dia berharap prosesnya akan rampung pada 31 Desember 2024.

Penarikan pasukan PBB tidak berarti “akhir dari peperangan”, kata Menlu RD Kongo, merujuk pada tudingan Kinshasa bahwa negara tetangganya Rwanda menyokong kelompok pemberontak M23 di Kivu Utara.

Meskipun masih terjadi bentrokan bersenjata di bagian timur RD Kongo, pemerintah selama berbulan-bulan sudah menyuarakan penarikan pasukan PBB itu, yang pertama kali dikirim ke sana pada 1999.

Dewan Keamanan PBB dalam pemungutan suara bulan Desember 2023 setuju untuk memenuhi permintaan pemerintah Kinshasa agar dilakukan penarikan pasukan secara bertahap.

RD Kongo juga tidak lagi mengharapkan kehadiran pasukan regional Afrika Timur, yang mulai mengepak ransel mereka bulan lalu.

Para pemimpin RD Kongo melihat pasukan internasional tidak efektif dalam melindungi penduduk sipil dari kelompok bandit bersenjata dan milisi-milisi yang merajalela di bagian timur wilayahnya selama puluhan tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MONUSCOPerserikatan Bangsa-BangsaRD Kongo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak Palestina 2 100 Hari Genosida ‘Israel’ di Gaza, 100 Ribu Warga Palestina Jadi Korban
Tulisan selanjutnya Dipecat Antalyaspor Pesepakbola Israel Langsung Ditangkap Aparat Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?