Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kena Boikot dan Mahal, Jersey Timnas Maroko Buatan Puma Tak Laku

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Januari 2024 09:47 9:47 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Januari 2024 09:50
Bagikan
Maroko Hadiah
Bagikan

Hidayatullah.com – Masyarakat Maroko mengecam Puma, perusahaan internasional perlengkapan olahraga Jerman, lantaran harga jersey timnas Singa Atlas yang diproduksinya naik dua kali lipat dari harga aslinya.

Pendukung timnas Maroko yang ingin membeli jersey mengungkapkan keterkejutan mereka di sosial media karena ada perbedaan besar harga produk di situs internasional Puma dan di situs Puma Maroko.

Secara rinci, warga Maroko mengatakan bahwa kaos tim nasional dihargai 40 euro ($43.43) di situs internasional Puma, namun, di situs Maroko, barang yang sama dihargai 1.100 Dirham Maroko (MAD), yang nilainya sekitar ($110).

Baca juga: Ikuti Jejak Ziyech, Seluruh Pemain Maroko Sumbangkan Hadiah Piala Dunia 2022 untuk Amal

Perbedaan antara harga di situs internasional Puma dan situs Maroko mencapai sekitar $60 hingga $70, yang menimbulkan kontroversi luas di Maroko, di mana orang-orang bertanya-tanya mengapa harganya bisa sangat bervariasi.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Seorang ahli dalam perdagangan internasional dan industri tekstil dan penjual di toko “Puma” di Maroko menjelaskan kepada Hespress bahwa Puma tidak memiliki pabrik di Maroko yang berarti bahwa semua barang yang dimilikinya diimpor yang berarti bahwa produk tersebut dikenai pajak bea cukai, yang menyebabkan perbedaan harga ini.

Namun, banyak orang Maroko mengatakan bahwa mereka sudah memboikot merek Puma karena dukungan sebelumnya terhadap tim sepak bola nasional “Israel”, yang telah diakhiri oleh Puma baru-baru ini. “Boikot adalah boikot,” demikian komentar seseorang di media sosial.

Baca juga: Menyerah terhadap Boikot, Starbucks dan H&M Hengkang dari Maroko

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotjerseyPumatimnas maroko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penarikan Tentara ‘Israel’ dari Gaza Picu Perpecahan Internal
Tulisan selanjutnya Dilarang Sholat, Murid Muslim Gugat Pihak Sekolah di Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?