Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Banjar di Tabanan Bali Resah Ternak Babi Mengganggu Warga

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Januari 2024 07:51 7:51 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Januari 2024 09:15
Bagikan
Foto: RRI
Bagikan

Hidayatullah.com— Keberadaan kandang babi di perbatasan antara wilayah Banjar Kikik dan Banjar Geluntung Kelod, Tabanan, Bali menimbulkan keresahan warga. Menyusul, bau menyengat dan dugaan adanya pencemaran lingkungan, warga meminta supaya kandang babi milik Nyoman L. segera ditertibkan.

Dikutip laman RRI, sang pemilik diketahui bukan merupakan warga desa Geluntung, alias warga luar desa. Perbekel Desa Geluntung I Putu Gunarsa Wiranjaya mengatakan, antara pemilik lahan dan pemilik kandang babi atau pengelola berbeda.

Sejak didirikan pada satu setengah tahun terakhir, tidak ada perizinan yang diajukan pemilik kandang. Khususnya kepada perangkat desa atau bahkan persetujuan dari warga penyanding.

 “Dari awal tidak ada perizinan ke kami dan sudah sejak September 2023 warga protes keberadaan kandang babi itu. Terutama warga di Banjar Kikik karena wilayahnya berdampak langsung, sedangkan warga di Banjar Geluntung Kelod juga sama,” ujar Wiranjaya, Kamis (25/1/2024).

Wiranjaya mengaku, protes warga itu sampai dilakukan dalam paruman banjar adat yang juga dihadiri olehnya. Paruma dilakukan pada 21 September 2023 lalu dimana ada kesepakatan, bahwa pemilik akan menutup dengan tempo empat bulan.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Dalam tempo itu, pemilik akan membongkar sendiri kandang sembari menjual babi dan bibitnya. Jadi sudah ada paruman adat yang kesepakatannya adalah menutup dengan tempo empat bulan itu,” ucapnya.

Seiring waktu, menurut Wiranjaya, dugaan dari perangkat desa dan warga, pemilik mengajukan perizinan. Karena pengajuan saat ini melalui OSS, pihaknya tidak mengetahui soal perizinan karena tidak ada campur tangan pihak desa.

“Soal izin, itu diketahui dari perkiraan dengan turunnya Dinas Perizinan ke lapangan. Bahkan, Dinas Lingkungan Hidup juga Kepolisian turun ke lapangan, tentu saja ini seakan-akan pemilik ingin menghindari kesepakatan,” katanya.

“Kami sejatinya taat pada aturan yang berlaku atau peraturan di atas, tapi, ini sudah ada protes dari warga. Kenapa malah sekarang mengurus izin, sebaiknya menaati kesepakatan karena kami di desa tentu tidak ingin masalah ini berlanjut (antara warga dan pemilik),” ujarnya.

Kepala Wilayah Banjar Kikik, Desa Geluntung, Ketut Nirta mengatakan, warga di banjarnya untuk KK Dinas ada sekitar 50-an. Sedangkan untuk adat sekitar 41 KK dan seluruh warga merasakan bau menyengat dan tidak ingin ada pencemaran lingkungan.

“Warga kami tetap meminta sesuai kesepakatan karena sebaiknya itu dahulu yang dijalankan pemilik,” ucapnya, menegaskan. Ia mengakui, dari awal sebagai kepala wilayah dirinya pun tidak mendapat koordinasi apapun dari pemilik kandang babi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babiBali resahBanjar Geluntung KelodBanjar Kikikkandang babiTabanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uganda Negeri Subur Orang Mati Kelaparan Berarti Idiot
Tulisan selanjutnya Jokowi Kecam Keras ‘Israel’ Mengabaikan Keberadaan Negara Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?