Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Fenomena Perundungan Sudah Sampai di Sekolah Dasar

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Januari 2024 06:50 6:50 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Januari 2024 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Fenomena bulliying atau perundungan saat ini bukan hanya di terjadi di pendidikan menengah, melainkan sudah merambah di sekolah dasar (SD). Hal ini disampaikan Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden (KSP) Erlinda.

“Kita tau perundungan saat ini bukan hanya terjadi di sekolah menengah pertama, atas, atau di perkuliahan. Tapi juga sampai ke sekolah dasar,” katanya saat berbincang dengan Pro3 RRI, Sabtu (27/1/2024).

Menurutnya, untuk menangani perundungan di satuan pendidikan mempunyai tantangan tersendiri. Ia menilai masih banyak tenaga pengajar yang fokus pada nilai akademik.

“Boleh dikatakan masih banyak mereka tertuju kepada ranah kognitif. Padahal ada setiap aspek, seperti pembentukan karakter, jadi tidak hanya nilai akademik saja,” ujarnya.

Ia menilai, salah satu simpulnya adalah bounding atau kelekatan guru dan orang tua murid. Tentu pemerintah berharap  proses kelekatan itu terjadi.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Tidak banyak yang memahami bagaimana psikologi itu sendiri. Kita tahu manusia bisa berubah perilakunya jika kita sentuh pada suatu hal yang benar melalui psikologi,” katanya menegaskan.

Sebab, kata dia, psikologi itu merupakan tumbuh kembang yang harus diperhatikan. Baginya, pendidikan psikologi sendiri saat ini masih sangat minim di sentuh dalam jenjang aspek pendidikan.

“Kita liat benchmark di Finlandia, Jepang, dan Eropa, itu kelekatan antara pengajar dengan anak itu sangat luar biasa. Itulah yang harus kuatkan,” ucapnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulliyingkekerasan anakperundunganSDsekolah dasar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembuangan Bayi Marak Akibat Maksiat dan Seks Bebas, Pemerintah Akui Prihatin
Tulisan selanjutnya Pendukung ‘Israel’ Gunakan Teknologi AI Arahkan Warganet Mendukung Kejahatannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?