Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Eropa Janjikan Bantuan Finansial ke Mauritania untuk Mengatasi Migrasi ilegal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2024 08:49 8:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2024 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Uni Eropa menjanjikan bantuan finansial kepada Mauritania untuk mengatasi arus migran ilegal, di tengah melonjaknya jumlah orang yang nekat berusaha menyeberangi laut Atlantik dari kawasan Afrika Barat ke Eropa.

Dalam kunjungan ke ibukota Mauritania, Nouakchott, pimpinan EU Commission Ursula von der Leyen dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menemui Presiden Mohamed Ould Ghazouani untuk membahas masalah kontrol perbatasan dan pembangunan ekonomi, lapor Reuters Jumat (9/2/2024).

“Guna membantu Mauritania menghadapi tantangan di area manajemen migrasi, pengusiran dan pemindahan paksa, serta keamanan dan pembangunan, UE bermaksud memperkuat dukungan finansialnya,” kata rombongan Eropa itu dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa badan urusan kontrol perbatasan Uni Eropa Frontex akan memainkan peran di dalamnya.

Sanchez juga mengumumkan dukungan finansial €200 juta dari Spanyol untuk kurun waktu lima tahun guna memfasilitasi pembangunan proyek hidrogen hijau bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Spanyol.

Isu migrasi akan mendominasi perdebatan bulan Juni selama pemilu terkait European Parliament di tengah maraknya retorika anti-imigrasi oleh partai-partai sayap kanan.

Baca Juga

BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Kepentingan strategis Mauritania bertambah disebabkan masalah gelombang imigrasi dan ketidakstabilan di kawasan Sahel.

Jumlah migran yang memasuki Spanyol secara irreguler (tidak mengikuti rute dan dan aturan normal) lewat laut melonjak hampir 300% pada bulan Januari, dengan kebanyakan orang mendarat di Canary Islands, kepulauan wilayah Spanyol yang berada di lepas pantai Afrika.

Sekitar 83 persen perahu karet yang berhasil mencapai kepulauan itu berangkat dari Mauritania, kata para pejabat Spanyol.

Spanyol mengerahkan personel.kepolisian di Mauritania sejak 2006, ketika arus besar migran ilegal lewat laut mendorong Uni Eropa berusaha mengatasinya dengan memberikan dukungan finansial kepada negara tempat asal keberangkatan perahu-perahu migran.

Mauritania, negara dengan jumlah penduduk kurang dari lima juta jiwa, mengalami kemiskinan yang meluas dan sejak 2012 terpaksa menampung arus puluhan ribu migran dari negara tetangga Mali.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MauritaniaSpanyolUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (VIDEO) 6 Meninggal,  Ratusan Terluka Usai Aparat Bongkar Masjid dan Madrasah Tanpa Pemberitahuan 
Tulisan selanjutnya Kampanye Akbar Anies-Muhaimin, Massa Penuhi Dalam dan Luar JIS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman

Artikel
6 Juli 2026 14:52
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

Terbaru

  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi

9 Juli 2026 13:00
Berita

Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral

8 Juli 2026 21:23
Berita

Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil

8 Juli 2026 20:56
Berita

‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania

8 Juli 2026 16:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?