Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Malaysia Mungkin akan Memulai Lagi Pencarian Bangkai MH370

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Maret 2024 18:48 6:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Maret 2024 18:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Malaysia hari Ahad (3/3/2024) mengatakan pihaknya kemungkinan akan memulai kembali pencarian bangkai pesawat MH370 menyusul adanya proposal dari sebuah firma teknologi Amerika Serikat untuk melakukan pencarian di bagian selatan Samudera Hindia di mana pesawat Malaysia Airlines itu diyakini jatuh satu dekade silam.

Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan perusahaan berbasis di Texas Ocean Infinity mengajukan proposal pencarian berbasis “no find, no fee” (tidak ada temuan, tidak ada bayaran) untuk menyisir dasar laut, memperluas area pencarian dari lokasi penelusuran awal pada 2018. Dia mengatakan sudah mengundang perusahaan tersebut untuk mengevaluasi bukti ilmiah yang dimilikinya untuk menemukan tempat peristirahatan terakhir pesawat itu.

Apabila buktinya kredibel, Loke mengatakan akan mengajukan persetujuan Kabinet untuk meneken kontrak baru dengan Ocean Infinity guna melanjutkan kembali pencarian.

“Pemerintah bertekad untuk menemukan MH370,” kata Loke dalam acara peringatan 10 tahun tragedi aviasi tersebut.

Pesawat Boeing 777 itu membawa 239 orang, kebanyakan warga China, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing ketika hilang dari pantauan radar tidak lama setelah lepas landas pada 8 Maret 2014.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Data satelit menunjukkan pesawat itu melenceng dari jalur penerbangan dan diyakini jatuh di bagian selatan Samudra Hindia.

Meskipun beberapa potongan pesawat sudah ditemukan terdampar di pesisir timur Afrika dan sejumlah pulau kecil di Samudra Hindia.

Pencarian pada tahun 2018 oleh Ocean Infinity tidak menemukan apa-apa, tetapi tragedi itu memicu desakan untuk memperkuat keselamatan penerbangan.

Anggota keluarga korban dari Malaysia, Australia, China dan India mengheningkan cipta untuk orang-orang yang mereka cintai dalam acara itu, menyalakan lilin di panggung untuk mengenang mereka.

“Tidak peduli apakah itu 10 tahun, 20 tahun atau lebih, sepanjang kami masih hidup… kami tidak akan pernah berhenti untuk menuntut kebenaran. Kami percaya kebenaran akhirnya akan muncul,” kata Bai Zhong, dari China, yang istrinya berada di atas pesawat nahas itu.

K.S. Nathan, seorang anggota kelompok Voice MH370 yang terdiri dari sanak dan keluarga korban, mengatakan awalnya Ocean Infinity berencana untuk melakukan pencarian tahun lalu, tertunda disebabkan keterlambatan pengiriman armada kapal dan aset-aset mereka. Sekarang perusahaan petualang laut itu kembali melanjutkan perburuannya.

Loke menolak mengungkapkan berapa bayaran yang akan diterima Ocean Infinity apabila berhasil menemukan bangkai pesawat itu, karena sedang dinegosiasikan. Dia menegaskan biaya bukan masalah dalam upaya pencarian MH370, lansir Associated Press hari Senin (4/3/2024).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Malaysia AirlinesMH370Ocean Infinity
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adik Pendiri UFC Masuk Islam setelah Mendengar Perjuangan Palestina
Tulisan selanjutnya Gudang Bahan Makanan di Nigeria Jadi Target Penjarahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?