Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perang Sarung Kotori Kesucian Ramadhan, Aparat Galakkan Keamanan

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Maret 2024 07:28 7:28 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Maret 2024 09:23
Bagikan
Perang sarung sekelompok remaja telah mengotori kesucian Bulan Ramadhan
Bagikan

Hidayatullah.com— Aksi “perang sarung” kini dimanfaatkan sekelompok anak muda mengotori malam bulan Ramadhan sebagai pemicu kenakalan remaja.

Baru-baru ini seorang remaja berinisial AA (17) tewas dalam aksi perang sarung di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. AA tewas dalam perang sarung di Jalan Arteri Tol Cibitung, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Bekasi Jumat (15/3/2024), lantaran kepalanya dihantam kunci shock.

Aksi senada juga berkembang di beberapa daerah, dengan cara mengotori momen-momen malam Ramadhan yang seharusnya digunakan untuk beribadah.

Polsek Musuk Polres Boyolali berhasil menggagalkan rencana perang sarung dengan bersenjata tajam dan petasan yang hendak dilakukan oleh sekelompok anak-anak muda di Dukuh Ngemplak, Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, kabupaten setempat, Jawa Tengah, Sabtu (16/3/2024), malam.

Sebelumnya, Tim Sparta Satuan Samapta Polres Kota Surakarta telah mengamankan 25 remaja karena melakukan aksi perang sarung, di Jalan Ir Juanda Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu dini hari.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Kepala Satuan Samapta Polresta Surakarta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo mengatakan sebanyak 25 remaja tersebut diamankan oleh Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta, berawal saat patroli lingkar wilayah dan mencurigai banyak remaja yang berkumpul di Jalan Ir Juanda Pucangsawit Jebres Solo.

“Saat kami mendatangi ada beberapa dari mereka yang berusaha melarikan diri. Karena kecurigaan itu, kami langsung mendatangi sekumpulan remaja itu, dan mereka berkilah hanya sekedar nongkrong. Namun, setelah didapati barang bukti berupa sarung yang diikat ujungnya, kemudian mereka mengakui telah melakukan perang sarung,” kata Kompol Arfian Riski dikutip laman Antara.

Dia menjelaskan setelah diinterogasi dari 25 remaja tersebut berasal dari dua kelompok yang berbeda, dan mereka rata-rata masih anak di bawah umur atau masih pelajar.

Menurut dia, dari keterangan para remaja tersebut mereka sebelumnya berkomunikasi melalui grup WhatsApp untuk melakukan perang sarung. Setelah ditentukan lokasi di Jalan Ir Juanda Pucangsawit Jebres, maka mereka kemudian bertemu untuk melakukan perang sarung.

Patroli

Fenomena senada juga terjadi di Boyolali, Banyumas, Garut, Sukabumi, Purbalingga,  Tangerang, bahkan sampai Bintan, dan Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini menjadikan aparat harus meningkatkan keamanan dan melakukan patroli.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas meningkatkan patroli di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi gangguan keamanan termasuk kemungkinan terjadinya perang sarung yang biasa dilakukan kalangan remaja pada bulan Ramadhan.

“Terkait dengan perang sarung, kami meningkatkan patroli kami, yaitu kegiatan rutin yang ditingkatkan. Kami membagi patroli itu per dua jam, baik itu siang hari sampai dengan subuh,” kata Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Edy Suranta Sitepu di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat sore.

Kepolisian Resor Garut menerjunkan enam tim untuk aktif melakukan patroli rutin setiap waktu menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban agar tidak ada kegiatan yang mengganggu masyarakat seperti balapan liar, petasan, dan lainnya selama Ramadhan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Aktif melaksanakan patroli siang, sore, malam, dan subuh,” kata Kepala Satuan Samapta Polres Garut AKP Masrokan di Garut, Ahad.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, bahkan menerapkan jam malam bagi anak usia sekolah agar tidak berkeliaran di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB sebagai upaya antisipasi kejahatan jalanan dan perang sarung yang kembali marak di sejumlah wilayah.

Di Kota Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya bekerjasama dengan Polri menggelar patroli rutin untuk mencegah perang sarung, tawuran antar remaja, maupun aktivitas yang mengganggu ketenteraman selama Ramadan 2024.

Patroli menyasar kantong-kantong yang biasa menjadi lokasi perkumpulan remaja di waktu malam hari hingga dini hari, dan waktu sahur.

“Giat Asuhan Rembulan ini tidak hanya kami lakukan skala kota saja, namun juga melibatkan seluruh jajaran praja di kecamatan,” kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser, Rabu (13/3/2024).

Fikser menjelaskan, patrol menyisir seluruh wilayah se-Surabaya, memastikan keamanan serta kenyamanan bagi warga Kota Pahlawan. Berita ini sekaligus nasehat orang tua agar mengawasi anak – anak di malam Ramadhan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan RamadhanHeadlinekenakalan remajakesucian Ramadhanperang sarungRamadhan 20244remaja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 193,6 Juta Orang akan Mudik Lebaran Ini,  4 Juta Pakai Pesawat
Tulisan selanjutnya Laporan: Muslim Target Utama Misinformasi dan Disinformasi di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?