Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Angka Kelahiran Anjlok,  Banyak Warga Jerman Pilih Tak Punya Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2024 05:07 5:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2024 08:00
Bagikan
Sebuah kelahiran di Jerman
Bagikan

Hidayatullah.com—Angka kelahiran di Jerman merosot drastis dibanding tahun 2009. Para peneliti menduga krisis global mungkin berperan dalam penundaan calon orang tua untuk memiliki anak sementara waktu.

Studi BiB mengatakan masih belum jelas apakah penurunan angka kelahiran ini bagian dari tren atau hanya fenomena sementara.

Institut Federal untuk Penelitian Kependudukan (BiB) di Jerman pada hari Rabu (20/02) mengungkapkan bahwa pihaknya melihat adanya penurunan dalam jumlah angka kelahiran pada tahun 2023, merosot drastis dibanding tahun 2009.

Para peneliti menduga bahwa efek lanjutan dari pandemi virus corona, ketidakpastian geopolitik, dan kekhawatiran akibat krisis iklim, mungkin menjadi salah satu dari banyaknya alasan mengapa banyak orang lebih memilih untuk menunda atau bahkan membatalkan rencana memiliki anak sementara waktu.

Penurunan Tajam  

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Angka kelahiran di Jerman turun dari 1,57 anak per perempuan pada tahun 2021, menjadi sekitar 1,36 anak per perempuan pada musim gugur 2023 lalu.

BiB menilai bahwa penurunan tajam dalam waktu dua tahun ini sebagai hal yang “tidak biasa, karena fase penurunan angka kelahiran itu cenderung lebih melambat di masa lalu.”

Para peneliti juga mengatakan bahwa serangkaian krisis global seperti pandemi Covid-19, perang di Ukraina, inflasi, dan krisis iklim menjadi beberapa kemungkinan penyebab menurunnya angka kelahiran anak.

“Dalam masa krisis yang beruntun seperti itu, banyak orang mengurungkan niatnya untuk memiliki anak,” ungkap salah satu penulis studi BiB, Martin Bujard dikutip Deutsche Welle.

Menurut BiB, angka kelahiran di Jerman tetap stabil selama periode awal pandemi, tapi kemudian mulai menurun menjadi 1,4 seiring dengan berlalunya pandemi.

Para peneliti percaya bahwa ada kemungkinan kebanyakan perempuan pada awalnya memilih untuk menunda rencana memiliki anak supaya bisa mendapatkan vaksinasi, mengingat vaksin saat itu tidak disetujui bagi ibu hamil.

Angka itu memang berangsur pulih pada pertengahan 2022, namun kembali turun drastis akibat dampak tingginya inflasi, yang benar-benar mulai terasa sejak musim gugur tahun 2022 hingga tahun 2023.

Para peneliti mengatakan belum bisa memastikan apakah angka kelahiran baru di Jerman ini merupakan bagian dari tren penurunan kelahiran secara umum, atau hanya efek sementara.

Masyarakat Semakin Menua

Menurut studi BiB ini, angka kelahiran yang terus-menerus anjlok juga berkontribusi pada masyarakat yang semakin menua.

Jika fenomena ini terus berlanjut, maka bisa menimbulkan tantangan bagi masyarakat, termasuk adanya kemungkinan penurunan jumlah pekerja terampil di pasar tenaga kerja, kata studi tersebut.

Menurut BiB, angka kelahiran di Jerman masih berfluktuasi antara di angka 1,2 hingga 1,4 anak per perempuan selama empat dekade setelah tahun 1975, di mana angkat itu termasuk yang terendah di Eropa untuk waktu yang lama.

Barulah dari tahun 2015 hingga 2021, angka kelahiran anak di Jerman mulai meningkat jauh, naik dari 1,5 menjadi 1,6 anak per perempuan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakangka kelahiranJermanpenduduk jerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adi Hidayat: Islam Tidak Pernah Memusuhi Seni
Tulisan selanjutnya Polisi Spanyol Bongkar Penyelundupan Narkoba dengan Helikopter dari Maroko

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?