Hidayatullah.com—Unit Polisi Imigrasi (PU) Norwegia belum memiliki informasi bahwa pengungsi Iraq Salwan Momika yang membakar Al-Quran tahun lalu ditemukan tewas di negara tersebut.
Media Norwegia, Dokumen melaporkan, pihak berwenang membantah rumor yang tersebar di media sosial.
“PU tidak mengetahui ada orang dengan nama di atas yang meninggal di Norwegia baru-baru ini,” menurut surat kabar online setelah mendapat informasi dari departemen komunikasi PU.
Sejak kemarin beredar di akun X, dulunya bernama Twitter, bahwa jenazah Momika, 37, ditemukan di negara itu.
Sebelumnya, kejaksaan Iraq telah mengeluarkan surat perintah penangkapan melalui Organisasi Polisi Kriminal Internasional (Interpol) terhadap Momika yang membakar Al-Quran di Swedia, Stockholm pada akhir Juni 2023.
Insiden pembakaran Al-Quran di Stockholm telah memicu kecaman dari seluruh dunia.
Iraq telah meminta pihak berwenang Swedia untuk mendeportasi orang-orang yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Banyak kepala negara, termasuk sekretaris jenderal Liga Arab dan ketua Dewan Kerja Sama Teluk, mengutuk tindakan tersebut.
Momika yang beragama Kristen dari distrik Al-Hamadaniya, Mosul baru-baru ini mengumumkan di akun X bahwa dia akan bepergian ke Norwegia dan ingin mengajukan suaka.
“Saya pindah ke negara yang menyambut dan menghormati saya. Swedia tidak menghormati saya,” kata Momika, seraya menambahkan bahwa dia sudah memasuki Norwegia dan sedang dalam perjalanan ke ibu kota, Oslo.
Momika menyebut kebebasan berpendapat dan perlindungan hak asasi manusia di Swedia adalah ‘kebohongan besar’.
Pemerintah Swedia mengutuk pelanggaran terhadap Al-Quran tetapi menyatakan bahwa negara tersebut memiliki undang-undang tentang kebebasan berbicara dan berkumpul.
Pada bulan Oktober, pihak berwenang Swedia mencabut izin Momika, dengan mengatakan bahwa dia telah memberikan informasi yang salah dalam permohonannya dan akan dideportasi ke Iraq.
Namun deportasinya ditunda karena masalah keamanan. Menurut Momika, nyawanya bisa terancam jika dipulangkan ke tanah air.*