Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bank Ethiopia Pajang Foto dan Pidanakan Nasabah yang Belum Kembalikan Uang Curian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 April 2024 15:58 3:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 April 2024 15:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Commercial Bank of Ethiopia memasang spanduk yang menampakkan nama dan foto nasabah bank yang mengambil atau mentransfer uang dalam jumlah banyak ketika terjadi gangguan teknis mesin ATM dan belum mengembalikan uang yang bukan haknya.

Spanduk besar itu ditempatkan di bagian luar bangunan kantor-kantor cabang Commercial Bank of Ethiopia (CBE) sejak hari Jumat (5/4/2024), lansir BBC.

Pimpinan bank itu mengatakan sudah berhasil menarik kembali hampir dua pertiga dari $14 juta yang hilang pekan lalu.

Dia memperingatkan masyarakat bahwa orang yang masih menyimpan uang yang bukan miliknya akan dipidanakan.

Bulan lalu, gangguan teknis yang berlangsung selama beberapa jam memungkinkan nasabah CBE, bank komersial terbesar di Ethiopia untuk menarik atau mentransfer uang melebihi dari saldo yang berada di dalam rekeningnya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Kebanyakan “uang error” itu kabarnya diambil oleh mahasiswa dan 490.000 transaksi berhasil dilakukan sebelum akhirnya CBE menyadari ada masalah pada sistemnya.

Seorang mahasiswa di Universitas Jimma di bagian barat Ethiopia berkata kepada BBC Amharic, “Saya mengenal seseorang yang membeli sebuah ponsel pintar dan laptop dan tidak memiliki untuk dikembalikan [ke bank].”

“Ada beberapa orang yang menggunakan uang itu untuk membeli paket data internet setahun dan beberapa lainnya menggunakannya untuk membayar utang.”

Sejak CBE mengeluarkan peringatan supaya uang itu dikembalikan atau jika tidak maka akan dipidanakan, ribuan orang dengan sukarela mengembalikan uang yang bukan hak mereka.

Di luar sebuah kantor cabang CBE di ibu kota, Addis Ababa, terpampang spanduk besar yang menampakkan 28 gambar orang “mereka yang tidak mengembalikan uang yang mereka ambil secara tidak patut dari Commercial Bank of Ethiopia.”

Identitas mereka juga ditampilkan di website CBE berikut nomor rekeningnya. Potret mereka diunggah ke website CBE dalam empat daftar diurut berdasarkan jumlah uang yang diduga mereka curi. Daftar pertama berisi nama dan foto nasabah yang mencuri uang antara $1.890 dan $5.300.

Pihak bank mengatakan bahwa identitas mereka terpaksa diungkap ke publik karena mereka mengabaikan peringatan yang sudah berkali-kali disampaikan supaya uang segera dikembalikan.

Dalam wawancara dengan BBC Newsday menyusul gangguan sistem, bos CBE Abe Sano mengatakan pihak bank sudah mulai melaporkan nasabah nakal ke polisi.

“Mereka tidak mungkin dapat menghindar karena transaksi-transaksi itu digital dan mereka nasabah kami. Mereka dapat dilacak. Kami tahu mereka. Mereka terlacak dan harus mempertanggungjawabkan apa yang mereka lakukan,” kata Abe Sano.

Seorang karyawan CBE mengatakan kepada BBC, lebih sulit untuk mendapatkan uang kembali apabila ditransfer ke bank lain daripada yang ditransfer ke rekening sesama CBE.

Lebih dari 38 juta orang tercatat sebagai nasabah CBE, bank yang didirikan 82 tahun silam.

Pihak bank tidak pernah menjelaskan mengapa masalah itu bisa terjadi, tetapi menegaskan bukan karena serangan siber dan nasabah tidak perlu khawatir karena rekening mereka aman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bankCBEEthiopia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Adakan Pembicaraan dengan Kepala Intelijen Mesir
Tulisan selanjutnya Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1445 H di Banda Aceh, Ini Rutenya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?