Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Berkat Daun Kelapa Tiga Pelaut Diselamatkan dari Pulau Terpencil di Pasifik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 April 2024 13:47 1:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 April 2024 13:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga pria berusia 40-an tahun yang terdampar di sebuah pulau terpencil di Pasifik berhasil diselamatkan setelah pesawat US Navy yang melakukan pencarian melihat tulisan permintaan tolong ‘HELP’ dari daun kelapa yang mereka buat di pantai.

Ketiganya sudah terdampar di sana selama sepekan. 

Letnan Chelsea Garcia, koordinator tim pencarian dan penyelamatan, mengatakan bahwa tulisan ‘HELP’ yang dibuat dari daun kelapa yang ditempatkan di pantai merupakan faktor penting penemuan ketiga pelaut yang terdampar itu.

Dalam sebuah pernyataan, aparat US Coast Guard mengatakan ketiga pria itu berserta perlengkapan mereka diselamatkan pada hari Selasa (9/4/2024) dan dibawa ke Polowat Atoll. Mereka semua dalam keadaan sehat. Tidak dijelaskan kewarganegaraan atau identitas mereka, lansir DW.

Ketiga orang tersebut ditemukan di pulau karang Pikelot, yang merupakan bagian dari Negara Federasi Mikronesia, berjarak 415 mi atau 667 kilometer arah selatan dari Guam, sekitar 100 mil dari lokasi keberangkatan awal mereka.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Ketiga lelaki berusia 40-an tahun tersebut merupakan pelaut berpengalaman. Mereka memulai perjalanan pada 31 Maret dengan sebuah perahu terbuka sepanjang 20 kaki dan motor di luar badan perahu dari pulau karang Polowat

Keponakan mereka melapor kepada pihak berwenang setelah ketiga tidak kunjung pulang setelah enam hari melaut, sehingga mendorong aparat US Navy dan US Coast Guard untuk melakukan pencarian di area seluas lebih dari 78.000 mil laut persegi.

Setelah seharian mencari, pesawat P-8 Poisedon milik US Navy melihat tulisan ‘HELL’. Foto yang diambil oleh petugas dari udara menunjukkan mereka membuat dua gubuk untuk bernaung di dekat tanda tersebut.

Pada Agustus 2020, tiga pelaut lain diselamatkan dari pulau yang sama setelah mereka menuliskan ‘SOS’ di pasir pantai dan terlihat oleh pesawat-pesawat tempur Australia dan Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pelaut
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Takut Serangan Iran Amerika Batasi Perjalanan Diplomatnya di Israel
Tulisan selanjutnya 7 Anggota Keluarga Syahid, Ismail Haniyah: Pembebasan Tahanan lebih Penting

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?