Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sebar Kebencian, PM Narenda Modi Sebut Muslim di India sebagai Penjajah

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 April 2024 13:30 1:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 April 2024 14:45
Bagikan
PM Narendra Modi melakukan ujaran kebencian menyebut warga Muslim penjajah
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri India Narendra Modi menghadapi tuduhan menyebarkan kebencian terhadap umat Islam dalam pidato kampanye pemilihannya di wilayah Rajasthan.

Dalam pidato kontroversialnya, Modi menyebut komunitas Muslim di negaranya sebagai “penjajah” dan menyampaikan berbagai metafora anti-Islam yang disambut sorak-sorai oleh para pendukungnya.

🚨 During an election rally, Indian PM Narendra Modi delivered a hate speech targeting Muslims, suggesting that if he lost the Elections, the Congress would redistribute wealth and properties from Hindus to Muslims, whom he portrayed as invaders and depicted as having large… pic.twitter.com/QMcbZYEC5o

— DOAM (@doamuslims) April 22, 2024

Modi mengklaim pihak oposisi sebelumnya mengatakan umat Islam mempunyai hak pertama atas kekayaan negara.

Sehingga ia menuding jika pihak oposisi menang maka pendapatan negara akan dibagikan kepada mereka yang mempunyai anak lebih banyak.

“Apakah menurut Anda uang hasil jerih payah Anda harus diberikan kepada penyusup? Maukah kamu menerima ini?,” tanyanya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Menurut para kritikus, pernyataan tersebut merujuk pada komunitas Muslim di India.

Oleh karena itu, partai oposisi utama India, Kongres, mengajukan laporan ke Komisi Pemilihan Umum negara itu kemarin dan menuduh Narendra Modi secara terbuka menargetkan minoritas Muslim di negara itu dalam pidato kampanye yang bernada anti-Islam.

Pejabat pemungutan suara lokal di Rajasthan mengonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa mereka telah menerima setidaknya dua pengaduan terhadap Modi yang menyerukan agar kampanye pemilihannya ditangguhkan dan penangkapannya.

Negara dengan populasi terpadat di dunia ini secara konstitusional bersifat sekuler dan peraturan pemilunya melarang penyiaran berdasarkan sensitivitas rasial.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinemuslim IndiaNarendra ModipenjajahPerdana Menteri Indiaujaran kebencianumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Perempuan Ajukan Cerai, Anga Janda di Bojonegoro Meningkat Tajam
Tulisan selanjutnya Riset: Wanita lebih Lama Jalani Masa Muda Dibandingkan Pria

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?