Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Panas… Kota Delhi Dipanggang Suhu 52,9C

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 10:46 10:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2024 10:46
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Suhu udara di Delhi mencapai rekor tertinggi 52,9 derajat Celsius, sementara pihak berwenang memperingatkan terjadi kelangkaan air di ibu kota India itu.

Dilansir The Guardian, peringatan gelombang panas sudah disampaikan di sebagian besar wilayah India sejak pekan lalu, tetapi hari Rabu (29/5/2024) India Meteorological Department (IMD) mengatakan temperatur di daerah suburban Mungeshpur telah mencapai 50 derajat Celsius untuk pertama kalinya.

Suhu udara tercatat 9 derajat lebih tinggi dibandingkan perkiraan, kata IMD, setelah sebelumnya pada hari Selasa suhu mencapai 49,9C di Mungeshpur dan Narela, atau memecahkan rekor sebelumnya pada 2002 yang mencapai 49.2C.

Pada hari Rabu kawasan gurun Phalodi di Rajasthan juga tercatat lebih tinggi dari rekor 51C pada 2016.

Pihak berwenang memperingatkan risiko kelangkaan air disebabkan hawa panas meningkatkan konsumsi air. 

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Sameer Prakash, seorang pedagang sayur keliling, biasanya berada di luar rumah sampai pukul e siang, menunggu par pelanggan keluar dari rumah-rumah mereka yang ber-AC.

Secara bergantian dia memercikkan air ke sayuran supaya tidak layu dan ke kepalanya supaya tidak mengalami heatstroke.

“Mau bagaimana lagi? Tidak ada yang memberi anak-anak saya mkn kecuali saya pulang membawa uang. Kerja ya kerj. Harus dilakukan,” ujarnya.

“Terik matahari membuat sayuran lalu jadi saya kulakan lebih sedikit dibandingkan biasanya, karena kalau tidak laku, sayurannya membusuk.”

Banyak orang menuding hawa panas disebabkan angin yang bertiup dari negara bagian Rajasthan, di mana pada hari Selasa suhu udara mencapai 50,5C.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:delhi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPKH Beberkan Kendala Pengelolaan Dana Haji
Tulisan selanjutnya Rakor Baitul Mal Sepakati 12 Resolusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?