Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemakaman di Texas Akhirnya Mengakhiri Kebijakan Segregasi Rasis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2016 07:23 7:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2016 07:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah kompleks pemakaman di Texas setuju untuk mengakhiri kebijakan rasisnya yang telah diberlakukan selama puluhan tahun, yaitu hanya menerima penguburan orang kulit putih, setelah digugat oleh seorang wanita yang abu suami Hispaniknya dilarang dikebumikan di sana.

Menurut dokumen pengadilan, kota Normanna, berpopulasi 113 jiwa, sekitar 75 mil arah tenggara dari San Antonio, menyediakan dua kompleks pemakaman selama puluhan tahun, yaitu satu untuk kalangan orang kulit putih dan satunya keturunan Amerika Latin.

Dorothy Barrera, wanita kulit putih dan ingin dimakamkan berdampingan dengan mendiang suami pasangan hidupnya selama 40 tahun, mengatakan Normanna Cemetery Association menolak mengubur abu kremasi Pedro Barrera, di San Domingo Cemetery. Pedro Barrera seorang Hispanik.

Dilansir Reuters Senin (25/7/2016), pihak pengelola pemakaman dan pengacaranya tidak bersedia memberikan komentar terkait masalah itu.

Pihak penggugat mengatakan bahwa San Domingo Cemetery yang telah berusia satu abad adalah kuburan khusus orang kulit putih yang menerapkan kebijakan segregasi rasial di alam kubur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut dokumen pengadilan, pengurus pemakaman menolak permintaan Dorothy Barrera karena “suaminya orang Meksiko” dan menyuruh janda itu untuk mengubur suaminya “di seberang” di pemakaman satunya “bersama-sama dengan orang Meksiko.”

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai melalui hakim distrik Nelva Gonzales Ramos di pengadilan Corpus Christi, Texas, tergugat dilarang menolak pemakaman seorang individu di San Domingo Cemetery dengan alasan ras atau asal negaranya.

Sebelumnya tergugat mengaku telah menolak permintaan untuk menguburkan Pedro Barrera, tetapi menyangkal penolakan itu karena alasan rasis atau asal etnis.

“Tidak ada orang Latino yang dikubur di dalam area pagar San Domingo Cemetery, yang dibatasi dengan pagar kawat ayam,” kata tergugat seperti tercantum dalam dokumen pengadilan, seraya menambahkan bahwa hanya sekitar setengah dari warga di daerah itu orang Latino.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dibantu Jemaat Gereja, Pastor Ini Merantai Leher Putranya Berusia 9 Tahun
Tulisan selanjutnya Rahasia Keimanan yang Kokoh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?