Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Universitas Kopenhagen Batalkan Investasi di Wilayah Palestina Terjajah akibat Desakan Mahasiswa

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 13:29 1:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Mei 2024 13:30
Bagikan
Mahasiswa Universitas Kopenhagen berkemah di halaman universitas menuntut penarikan dana investasi di wilayah Palestina yang dicaplok dan dijajah Israel/RTR
Bagikan

Hidayatullah.com—Universitas Kopenhagen pada hari Selasa mengumumkan akan mendivestasi (penarikan dana atau aset) investasi di tiga entitas komersial yang beroperasi di Tepi Barat yang terjajah, lapor Anadolu Agency (AA).

Universitas Kopenhagen akan melakukan divestasi di tiga entitas komersial yang beroperasi di Tepi Barat mulai tanggal 29 Mei, melibatkan investasi di Airbnb, Booking.com, dan eDreams ODIGEO senilai sekitar DKK 1 juta (atau 1,08 juta USD).

Keputusan ini sejalan dengan strategi manajemen risiko keuangan universitas dan kebijakan investasi etis, serta refleksi berdasarkan percakapan dengan mahasiswa dan staf mengenai agresi penjajah ‘Israel’ atas wilayah Palestina.

https://twitter.com/TopGResistance/status/1795997703878418693

Tindakan ini diambil setelah ratusan mahasiswa pro-Palestina berkemah di kampus, menuntut universitas tersebut memutuskan hubungan dengan entitas yang terlibat dalam pendudukan Tepi Barat dan mengutuk serangan penjajah ‘Israel’ di Gaza.

“Mulai besok (29 Mei) KU tidak lagi memiliki investasi pada dana yang memiliki Airbnb, Booking.com, dan perusahaan perjalanan online eDreams ODIGEO dalam portofolionya,” katanya dalam pernyataan di platform X.

Baca Juga

Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

“Ada investasi di ketiganya perusahaan yang jumlahnya sekitar DKK 1 juta (setara 1,08 juta USD).”

Dikatakan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan strategi dewan untuk manajemen risiko keuangan dan kebijakan investasi yang etis.

Selain itu, keputusan tersebut sejalan dengan refleksi yang dilakukan rektorat berdasarkan perbincangan dengan mahasiswa dan staf terkait konflik di ‘Israel’ dan Palestina, ujarnya.

Keputusan tersebut diambil menyusul protes ratusan mahasiswa pro-Palestina yang berkemah di kampus utama universitas tersebut di bawah kelompok Mahasiswa Melawan Pendudukan, sejak awal Mei.

Salah satu tuntutan utama para pengunjuk rasa adalah agar universitas tersebut melepaskan diri dari entitas komersial yang terkait dengan pendudukan Tepi Barat sambil mendesak administrasi universitas untuk menyatakan serangan penjajah ‘Israel’ di Jalur Gaza sebagai genosida.

“Universitas Kopenhagen harus mengakui pembantaian yang sedang berlangsung di Gaza dan menuntut gencatan senjata segera dan segera diakhirinya pengepungan di Gaza,” kata Emil, perwakilan kolektif, kepada Anadolu.

“Kami menuntut mereka mengakhiri setiap atau seluruh perjanjian pembelian dengan perusahaan yang memasok tentara ‘Israel’ atau terlibat dalam pendudukan Palestina,” katanya. “Dan kami juga menuntut mereka memutuskan semua hubungan dengan institusi akademis ‘Israel’,” tambah dia.

Ratusan mahasiswa mendirikan perkemahan di halaman kampus pada awal Mei, menyerukan universitas tersebut untuk memutus hubungan akademis dan keuangan dengan penjajah ‘Israel’, dan melakukan divestasi dari semua perusahaan yang beroperasi di wilayah pendudukan Palestina.

Diketahui, Universitas Kopenhagen memiliki pendapatan tahunan lebih dari DKK 10 miliar, beberapa di antaranya diinvestasikan dalam obligasi dan ekuitas, menurut Reuters.

Penjajah “Israel” mencaplok wilayah di Tepi Barat, Yerusalem Timur (wilayah Baitul Maqdis), dan Jalur Gaza setelah memenangkan perang tahun 1967 dengan negara-negara Arab tetangga.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DivestasiHeadlineinvestasiisraelpenarikan danaProtes MahasiswaTepi BaratUniversitas Kopenhagen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NUCircle Desak Mendikbud Nadiem Tidak Sebarkan Adegan Seksualitas di Sekolah
Tulisan selanjutnya Edan! Perokok Aktif di Indonesia Tembus 70 Juta Orang, Mayoritas Remaja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Berita
24 Oktober 2026 13:42
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

22 Oktober 2026 10:33
Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

20 Oktober 2026 21:55
Berita

Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?