Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Caterpillar Terlibat Genosida Palestina, Dana Pensiun Terbesar Norwegia Divestasi Saham

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Juni 2024 10:18 10:18 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Juni 2024 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dana pensiun terbesar di Norwegia telah melepas kepemilikan sahamnya atau melakukan divestasi di Caterpillar Inc. karena keterlibatannya dalam pelanggaran hak-hak di wilayah Palestina yang diduduki.

KLP yang berbasis di Oslo menjual saham dan obligasi di perusahaan tersebut senilai 728 juta krone ($69 juta) pada awal bulan ini.

Kiran Aziz, kepala investasi yang bertanggung jawab di perusahaan tersebut, mengatakan bahwa peralatan perusahaan yang berbasis di Texas tersebut digunakan “untuk menghancurkan rumah-rumah dan infrastruktur Palestina untuk membuka jalan bagi permukiman Israel” dan juga menunjuk pada penggunaan peralatan Caterpillar oleh tentara Israel.

“Meskipun Caterpillar telah menunjukkan kesediaannya untuk berdialog dengan KLP, tanggapan perusahaan gagal membuktikan secara kredibel kemampuannya untuk benar-benar mengurangi risiko pelanggaran hak-hak individu dalam situasi perang atau konflik, atau melanggar hukum internasional,” kata Aziz, menurut Bloomberg.

“Perusahaan tidak dapat memberikan jaminan kepada kami bahwa mereka telah melakukan apa pun dalam hal ini.”

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Caterpillar termasuk di antara perusahaan-perusahaan yang disebut oleh Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) sebagai perusahaan yang berisiko “terlibat dalam pelanggaran serius hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter internasional” sebagai akibat dari suplai mereka ke Israel.

Pada bulan Maret, pemerintah Norwegia mengeluarkan saran resmi untuk tidak melakukan perdagangan atau kegiatan bisnis dengan pemukiman ilegal ‘Israel’ di wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam sebuah pernyataan, menteri luar negeri Norwegia mengatakan bahwa saran tersebut dikeluarkan dengan latar belakang meningkatnya perluasan permukiman, serta “meningkatnya kekerasan permukiman terhadap Palestina”.

KLP mengutip saran pemerintah Norwegia dalam keputusan divestasi tersebut.

Sejak 7 Oktober, ketika diluncurkannya Operasi Taufan Al-Aqsha yakni serangan mendadak pejuang Palestina terhadap pos-pos militer ‘Israel’ menewaskan 1.140 orang, serangan pemukim di Tepi Barat semakin sering terjadi.

Ratusan orang Palestina telah terbunuh di Tepi Barat oleh tentara dan pemukim ‘Israel’ sejak saat itu, menurut PBB dan kelompok-kelompok hak asasi manusia.

‘Israel’ juga telah meningkatkan pembangunan pemukiman ilegal.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSBoikot Divestasi dan Sanksiboikot IsraelCaterpillarHeadlineisraelNorwegiaproduk boikot
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lima Negara Ini Minta Warganya Segera Tinggalkan Lebanon
Tulisan selanjutnya Tourism Malaysia Berharap RM2 Juta Paket Wisata Durian Terjual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?