Hidayatullah.com– Kapten tim senam putri Olimpiade Jepang dipulangkan dari tempat latihannya di Eropa setelah ketahuan merokok.
Kantor berita Kyodo mengatakan sejumlah sumber mengindikasikan Shoko Miyata akan meninggalkan tempat pelatihan tim senam Jepang di Monako, di mana dia dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade Paris yang akan dimulai pekan depan.
Merokok merupakan tindakan ilegal bagi mereka yang berusia di bawah 20 tahun, dan Miyata masih berusia 19.
Miyata absen dalam latihan hari Rabu (17/7/2024) dan Hikaru Tanaka, kepala pengembangan Asosiasi Gimnastik Jepang, mengkonfirmasi bahwa atlet andalan Jepang itu tidak mengikuti latihan “disebabkan sejumlah alasan”, lansir The Guardian.
Miyata merupakan jawara cabang olahraga senam di Jepang. Meskipun Jepang tidak diunggulkan untuk meraih medali pada Olimpiade Paris dalam cabang olahraga itu, dalam kejuaraan dunia 2022 Miyata meraih medali perunggu di kelas balok titian dan berada di urutan kelima untuk keseluruhan kompetisi.
Tim putra Jepang memenangkan medali emas dalam cabang olahraga senam pada Olimpiade 2016, sementara tim putri terakhir mendapatkan medali pada 1964.
Mai Murakami meraih perunggu dalam senam lantai di Olimpiade 2020, menjadi wanita Jepang pertama yang memenangkan medali senam artistik individu di Olimpiade.*