Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Telinga Trump Terserempet Peluru Direktur US Secret Service Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2024 09:13 9:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2024 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur US Secret Service Kim Cheatle mengundurkan diri menyusul insiden penembakan di lokasi kampanye capres Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump, yang mengalami luka di bagian telinga kanannya.

Dia dihujani seruan mundur Partai Demokrat dan Partai Republik setelah sidang di Kongres AS pada hari Senin terkait penembakan tersebut.

Anggota Kongres AS sangat geram ketika Cheatle menolak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait upaya pembunuhan terhadap Trump di Butler, Pennsylvania, beberapa hari lalu, terutama tentang persiapan pengamanan bagi seorang bekas presiden yang sedang berkampanye untuk menjadi presiden Amerika selanjutnya.

Dalam kesaksiannya di Kongres AS, Cheatle tidak memberikan penjelasan sama sekali tentang bagaimana tersangka Thomas Matthew Crooks bisa memanjat ke atap gedung di mana dia kemudian melepaskan tembakan dan mengapa Trump diperbolehkan naik ke atas podium. Seorang penonton kampanye tewas dan dua lainnya mengalami luka serius akibat terkena peluru yang ditembakkan pelaku ke arah Trump. Padahal, banyak petugas keamanan dan aparat penegak hukum dari berbagai lembaga berbeda ditempatkan di lokasi kampanye tersebut. 

Crooks akhirnya mati oleh penembak jitu tidak lama setelah insiden tersebut.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam sidang terpisah di Capitol Hill hari Selasa (23/7/2024), Christopher Paris, komisioner kepolisian negara bagian Pennsylvania membeberkan kesalahan prosedur keamanan yang dilakukan aparat sebelum terjadi penembakan, lansir BBC.

Menurut Paris, dua petugas yang ditempatkan di posisi yang menguntungkan di atas atap – lokasi yang kemudian dipilih Thomas Matthew Crooks untuk melakukan aksinya, meninggalkan pos mereka untuk membantu menyelidiki laporan tentang orang yang mencurigakan.

Kemudian, seorang polisi sempat memergoki Crooks di atas atap hanya beberapa detik sebelum menembak Trump.

Meskipun mengakui adanya “kegagalan kritis” di Butler, ia mengatakan bahwa Secret Service adalah “pihak yang paling bertanggung jawab dan menjadi penengah terakhir atas segala masalah keamanan apa pun yang berdampak pada pihak yang dilindungi dan masyarakat.”

Usai sidang di Kongres AS, James Comer dan Jamie Raskin – politisi terkemuka dari Republik dan Demokrat di House of Representatives Oversight Committee – mengatakan bahwa pihaknya berkeyakinan Cheatle harus meletakkan jabatan.

Presiden Joe Biden mengangkat Cheatle sebagai direktur US Secret Service pada tahun 2022. Sebelum memimpin dinas keamanan yang bertugas melindungi presiden dan mantan presiden AS serta pejabat tinggi lainnya itu, Cheatle sudah berdinas selama 27 di berbagai posisi di berbagai lembaga.

Semasa dia menjadi agen Secret Service, Cheatle terlibat dalam evakuasi wakil presiden AS kala itu Dick Cheney dari Gedung Putih saat terjadi serangan 11 September 2001 yang meruntuhkan gedung WTC di New York City.

Cheatle bertugas menjadi pengawas prosedur perlindungan bagi Joe Biden saat masih menjabat wakil presiden. Dia kemudian menjadi wakil direktur operasi perlindungan.

Menanggapi pengunduran diri Cheatle, dalam sebuah pernyataan Presiden Joe Biden menyampaikan ucapan terima kasih atas baktinya selama puluhan tahun.

Biden juga mengatakan review independen untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi terkait insiden penembakan Trump pada 13 Juli masih terus dilakukan.

Biden mengatakan akan menunjuk direktur US Secret Service yang baru segera.

Untuk saat ini, Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas sudah menunjuk Ronald Rowe sebagai pejabat sementara direktur SS.

Rowe, memiliki pengalaman 24 tahun bekerja di US Secret Service, menjabat wakil direktur dinas perlindungan pejabat tinggi AS itu sejak April 2023.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatJoe BidenKim CheatleUS Secret Service
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sholat jumat di masjid hagia sophia turki Sejak Kembali Jadi Masjid, Hagia Sophia Telah Dikunjungi 25 Juta Wisatawan
Tulisan selanjutnya Hamas Susun Daftar Nama Tentara ‘Israel’ yang Membunuh Anak-anak Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?