Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Ukraina Upayakan Pelarangan Gereja Ortodoks yang Berkaitan dengan Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2024 08:24 8:24 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2024 08:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Ukrainia  Volodymyr Zelenskiy berjanji akan memperkuat independensi spiritual “ negaranya, bersikeras akan mengupayakan pelarangan bagi gereja-gereja Kristen Ortodoks yang memiliki keterkaitan dengan Rusia.

“Saya baru saja menghadiri pertemuan – sebuah rapat persiapan – perihal keputusan yang akan memperkuat independensi spiritual bangsa Ukraina,” kata Zelenskiy dalam rekaman video yang disiarkan Sabtu malam (10/8/2024) seperti dilansir Reuters.

“Kita harus mencabut peluang terakhir Moskow untuk mengekang kebebasan rakyat Ukraina. Dan keputusan untuk ini harus 100% efektif. Kami akan memastikannya,” kata Zelenskiy.

Parlemen tahun lalu memberikan persetujuan awal terhadap sebuah rancangan undang-undang yang akan melarang kegiatan organisasi keagamaan yang berafiliasi dengan pusat-pusat pengaruh “di negara yang melakukan agresi bersenjata terhadap Ukraina”.

Namun, upaya bulan lalu untuk meloloskan RUU itu di tingkat akhir masih belum terwujud. Sebagian anggota parlemen Ukraina menyatakan kekhawatiran bahwa RUU ini akan menghadapi tentangan dari kalangan konservatif Partai Republik di Amerika Serikat, negara pendukung terbesar Ukraina dari negara-negara Barat, dengan alasan bahwa RUU itu mengekang kebebasan beragama.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mayoritas penduduk Ukraina memeluk ajaran Kristen Ortodoks yang secara tradisional merupakan cabang dari Gereja Ortodoks Rusia. Namun, sejak mendapatkan pengakuan dari hierarki Ortodoks dunia pada 2019 gereja Ortodoks Ukraina diakui sebagai gereja independen.

Keanggotaan gereja independen Ukraina itu, yang loyal kepada patriark di Kyiv, semakin bertambah sejak pasukan Rusia melakukan invasi terhadap wilayah Ukraina pada Februari 2022. Namun, gereja minoritas yang terkait dengan Moskow masih tetap memiliki pengaruh, dan pemerintah Ukraina menuduh mereka membantu invasi dan mencoba meracuni opini publik.

Ukraina banyak menangkapi dan mempidanakan tokoh-tokoh dan rohaniwan gereja yang masih berkiblat ke Moskow dengan tuduhan pengkhianatan. Setidaknya satu rohaniwan terkemuka mereka dikirim ke Rusia sebagai bagian dari pertukaran tahanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejarusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Korea Selatan Mogok Kerja Dokter Asing Berdatangan
Tulisan selanjutnya Menteri Keuangan Mozambik Penyebab Krisis Ekonomi Divonis Bersalah di Pengadilan Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?