Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dokter Korea Selatan Mogok Kerja Dokter Asing Berdatangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2024 07:53 7:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2024 07:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumlah dokter asing di Korea Selatan mengalami kenaikan stabil di tengah aksi mogok kerja berkepanjangan yang dilakukan oleh dokter muda dan sebagian dokter senior, yang dipicu oleh rencana pemerintah untuk menambah kuota sekolah kedokteran.

Menurut data yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan kepada anggota parlemen Kim Mi-ae dari partai pemerintah Partai Kekuatan Rakyat, jumlah dokter asing yang menjalankan praktik kedokteran mencapai 546 orang per bulan Juni, naik 20,8 persen dari 452 yang tercatat pada tahun 2019. Jumlahnya terus meningkat sejak 2019 menjadi 472 pada 2020, 485 pada 2021, 500 pada 2022, dan 521 pada tahun berikutnya, lansir kantor berita Yonhap.

Dokter asing yang ingin melakukan praktik kedokteran di Korea Selatan harus lulus ujian sertifikasi nasional Korsel untuk mendapatkan lisensi kedokteran setelah lulus dari sekolah kedokteran bersertifikat di negara lain dan memperoleh lisensi medis dari negara tempat sekolah mereka berada.

Kementerian Kesehatan sebelumnya menyatakan akan mempertimbangkan untuk mengizinkan dokter asing tanpa izin untuk menjalankan praktik sampai batas tertentu jika terdapat kondisi kesehatan dan medis yang “serius” di negara tersebut.

Pemerintah Korea Selatan mengatakan negara itu kemungkinan akan mengalami masalah kekurangan dokter, terutama di rumah sakit umum yang dirancang untuk merawat pasien sakit kritis, karena ribuan dokter dan dokter magang melakukan aksi mogok kerja sejak bulan Februari, ketika pemerintah mengusulkan peningkatan permanen kuota sekolah kedokteran sebanyak 2.000.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Rumah sakit setempat sebelumnya berusaha merekrut lebih dari 7.600 dokter magang untuk program pelatihan mereka mulai bulan depan, tetapi hanya 104 yang melamar. Sementara banyak dokter juga bersumpah untuk memboikot pelatihan bagi dokter baru, dan bersikukuh menuntut pemerintah untuk membatalkan kenaikan kuota sekolah kedokteran.

Rumah sakit mulai mengeluarkan pengumuman rekrutmen baru untuk dokter magang pekan lalu. Namun, banyak yang yakin hanya sedikit dokter Korea yang akan kembali ke rumah sakit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokterKorea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom Meledak di Pemukiman Syiah Kabul
Tulisan selanjutnya Presiden Ukraina Upayakan Pelarangan Gereja Ortodoks yang Berkaitan dengan Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?