Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Banyak Tentara AS Jadi Pelaku Kejahatan Seksual

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 22 Januari 2012 22:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kejahatan seksual yang dilakukan oleh prajurit aktif angkatan darat Amerika Serikat jumlahnya naik hampir dua kali lipat dalam kurun waktu lima tahun terakhir, antara lain disebabkan oleh trauma pascaperang. Demikian menurut laporan AD Amerika yang dirilis hari Kamis lalu (19/01/2012).

Laporan kasus kejahatan seksual dengan kekerasan naik 90% selam periode 2006 hingga 2011. Di tahun 2011 terdapat 2.811 laporan kasus kekerasan, di mana hampir separuhnya merupakan tindak kejahatan seksual. Sebagian besar terjadi di Amerika Serikat.

Satu kejahatan seksual dilakukan oleh seorang prajurit setiap 6 jam 40 menit di tahun 2011, kata angkatan darat AS.

Tingginya angka kejahatan seksual yang dilakukan oleh para prajurit angkatan darat AS itu secara sengaja itu, diyakini akibat dari kendurnya disiplin, adrenalin yang meningkat pascaperang, tingginya tingkat stress dan masalah gangguan perilaku.

Menurut wakil kepala staf AD Jenderal Peter Chiarelli dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, banyak tantangan yang harus dihadapi para prajurit AS saat mereka tiba kembali di rumahnya setelah perang. Mereka harus memulai lagi proses adaptasi dengan lingkungan kesatuannya di AS, beradaptasi dengan keluarga dan juga masyarakat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lima tindak kekerasan yang paling banyak dilakukan selama 2011 yaitu serangan berat, pemerkosaan, serangan seksual berat, sodomi dengan pemaksaan dan pornografi anak.

Menurut laporan angkatan darat Amerika Serikat itu, tentara yang menderita PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), cedera otak traumatis dan depresi, terbukti lebih sering melakukan pelecehan terhadap rekan mereka.

Penderita PTSD tiga kali lebih besar kemungkinannya untuk bertindak agresif terhadap rekan wanita mereka, dibanding tentara yang tidak mengidap trauma.

Dalam laporan itu, angkatan darat AS juga menyebutkan bahwa kasus kekerasan atau pelecehan yang terjadi dalam keluarga biasanya tidak dilaporkan.

Angkatan darat AS, sebagai angkatan yang paling banyak mengirimkan pasukan ke medan perang Iraq dan Afghanistan sering memperpanjang masa tugas serta mengirimkan personelnya lebih dari satu kali ke medan perang.

Tingkat bunuh diri di kalangan prajurit angkatan darat cenderung stabil pada tahun 2011, setelah terjadi kenaikan tajam di tahun-tahun sebelumnya, tulis AD Amrika Serikat dalam laporannya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaold migrateperkosaanseks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Ada Jemaat, Gereja Jadi Rumah Judi
Tulisan selanjutnya Suryadharma: Umat Islam Tak Halangi Pendirian Rumah Ibadat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?