Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sehari Ada 8-10 Anak di Jatim Cuci Darah karena Gagal Ginjal, Ini Pesan IDAI dan Wali Kota

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2024 12:09 12:09 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Agustus 2024 12:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur dr. Sjamsul Arief mengatakan ada sekitar 8-10 anak harus menjalani hemodialisis atau cuci darah akibat gagal ginjal di RS dr Soetomo Surabaya.

Kata dia, anak-anak itu harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam satu pekan. “Untuk cuci darah itu ada 8-10 anak per harinya,” ujar Sjamsul hari Ahad (11/8/2024).

Sjamsul menyebut angka 8-10 anak perhari itu bukanlah lonjakan kasus yang signifikan di Jatim. Untuk itu tidak perlu dibesar-besarkan.

“Datanya ada di (RSUD) Soetomo sendiri. Gagal ginjal jangan dibesar-besarkan, di sini (Jatim) gak ada peningkatan signifikan,” tuturnya.

Sebagian penyebab kasus gagal ginjal pada anak banyak dipengaruhi oleh pola hidup. Namun, Sjamsul juga menyebut bahwa kasus gagal ginjal ada yang diakibatkan penyakit ginjal bawaan oleh anak, jumlahnya sekitar 80 persen.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Penyebabnya penyakit ginjal 80 persen, ada infeksi kronis, lupus, nefotrik sindrom, juga ada penyakit metabolisme,” katanya.

Meski demikian, Ketua IDAI Jatim itu tetap berpesan supaya orang tua lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak.
“Yang siap saji, mie instan. Itu terutama, nggak baik untuk ginjal. Garamnya tinggi, tepungnya, pengawet juga zat yang nggak baik,” tandasnya.

Terpisah, dr. Erwin Astha Triyono Kepala Dinas Kesehatan Jatim mengatakan, metode pencegahan di awal merupakan cara terbaik untuk meminimalisir kasus gagal ginjal pada anak.

Artinya, semua pihak terutama orangtua memiliki peran penting memberikan edukasi pola hidup sehat kepada anak. “Yang terpenting preventif dan promotif,” kata Erwin.

Selain itu, Erwin juga meminta kepada orangtua yang sedang merawat anak pasien gagal ginjal, agar tidak diobati sendiri. Sebab, penangannya harus memerlukan tindakan medis dari dokter.

“Kita dorong masyarakat untuk tidak mengobati sendiri. Kalau bisa ke dokter lah. Jangan sampai terjadi hal-hal yang seperti itu,” ungkapnya.

Sedangkan waktu ditanya soal jumlah pasti kasus gagal ginjal pada anak, Erwin mengaku belum mengantongi data ter update untuk periode saat ini. “Saya belum update datanya,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya kasus gagal ginjal pada anak di Surabaya.

Guna mengantisipasi penyakit tersebut, dia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya untuk mengecek kandungan gizi makanan yang dijual di kantin sekolah. Selain itu, siswa diminta tidak jajan sembarangan di luar sekolah.

Menurut Eri, dinkes dan sekolah sudah rutin mengecek gizi makanan yang dijual di kantin sekolah. Sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya kandungan zat yang membahayakan.

”Tapi, pengecekan terus berlanjut,” ujarnya. Eri meminta sekolah menutup pintu gerbang saat jam istirahat. Tujuannya, mencegah anak jajan di luar sekolah. ”Sehingga makanan anak-anak bisa dijaga,” terangnya.

Menurut dia, kasus gagal ginjal pada anak terjadi karena kandungan makanan yang dikonsumsi mengandung zat kimia yang berlebih. Itu membuat fungsi organ tubuh anak terganggu.
”Kami akan perkuat lagi. Di setiap sekolah siswa tidak boleh jajan di luar,” tegasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cuci darahgagal ginjalIdaiIkatan Dokter Anak Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sjoe’aib Sastradiwirja: Pelukis dan Ulama, Murid Syaikh Ahmad Surkati
Tulisan selanjutnya Faksi-Faksi Pejuang Palestina Kutuk Pembantaian Jamaah Sholat Subuh oleh Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?