Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Kewalahan, Sejak Oktober 2023 Serangan Hacker Tak Kunjung Berhenti

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2024 02:58 2:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Agustus 2024 06:00
Bagikan
Serangan Siber Hacker terhadap Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Serangan siber yang dilakukan hacker atau peretas terhadap Israel sejak Oktober 2023 telah menyebabkan kerugian serius terhadap data pemerintah.

Haaretz, media berbahasa Ibrani, melaporkan pada Selasa (20/08/2024) bahwa kebocoran data itu melibatkan puluhan ribu dokumen dan email penting, termasuk milik Kementerian Kehakiman ‘Israel’.

Serangan-serangan siber yang dimulai pada 7 Oktober 2023 itu menargetkan berbagai entitas, mulai dari kontraktor militer dan pertahanan hingga rumah sakit dan kementerian pemerintah. Besarnya skala peretasan telah membuat infrastruktur keamanan siber ‘Israel’ kewalahan.

“Tingkat kerusakan yang sebenarnya terhadap keamanan dan ekonomi Israel yang disebabkan oleh kebocoran ini belum sepenuhnya diketahui,” ungkap sumber yang dekat dengan penyelidikan.

“Terlepas dari investasi besar-besaran dalam langkah-langkah keamanan siber defensif, skala kebocoran ini kemungkinan merupakan yang paling parah dalam sejarah Israel – penjarahan gigabyte demi gigabyte informasi dalam berbagai bentuk.”

Baca Juga

senjata israel
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Data ‘Israel’ kemudian dibocorkan di platform seperti Telegram, mendorong serangkaian upaya penghapusan oleh pihak berwenang ‘Israel’. Namun, kebijakan moderasi Telegram yang terbatas telah mempersulit upaya-upaya ini.

“Telegram muncul pada awal perang sebagai platform utama yang digunakan oleh perang informasi Hamas melawan Israel, yang tidak dapat diatasi dengan baik oleh Israel, karena tidak memiliki kemampuan pemantauan dan pemahaman tentang platform tersebut,” Haaretz melaporkan.

‘Israel’ telah berusaha untuk mengurangi kerusakan melalui langkah-langkah hukum dan negosiasi langsung dengan perusahaan-perusahaan teknologi raksasa seperti Google, Amazon dan Meta.

Namun, para peretas terus beradaptasi dengan menggunakan layanan hosting terdesentralisasi dan “onions domain” yang mengaburkan sumber data dan menghalangi upaya penghapusan.

Entitas Zionis ‘Israel’ kembali melancarkan serangan brutalnya di Jalur Gaza setelah serangan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Kekejaman ini telah mengakibatkan lebih dari 40.170 kematian warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 92.740 orang terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Blokade Gaza yang sedang berlangsung telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan yang parah, membuat sebagian besar wilayah tersebut hancur.

Penjajah ‘Israel’ telah menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan penghentian operasi militer di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta orang Palestina mengungsi sebelum wilayah tersebut diserang pada 6 Mei lalu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hackerisraelkebocoran dataserangan siber
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minta Hamas Bebaskan Sandera, Ibu Tawanan Israel: Tukar dengan 5 Anak Pejabat Kami
Tulisan selanjutnya Pelabuhan Ashdod Rugi Rp83 Miliar, Bisnis Transportasi Laut ‘Israel’ Hancur?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?