Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mesir Hukum Mati Pembunuh Berantai Wanita di Kairo

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2024 09:39 9:39 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Agustus 2024 10:00
Bagikan
Ilustrasi penjara
Bagikan

Hidayatullah.com – Nasib seorang tersangka pembunuh berantai akhirnya akan diputuskan pada tanggal 12 September setelah pengadilan kriminal Kairo menyerahkan berkas perkaranya kepada mufti agung negara Mesir, Dr Nazir Ayyad, untuk peninjauan akhir.

Sebuah pengadilan Mesir pada Sabtu (24/08) memutuskan Karim Salim, 37 tahun, bersalah atas pembunuhan tiga orang wanita setelah membius dan menyiksa mereka hingga tewas. Kejahatan ini telah membuat gempar masyarakat di negara dengan penduduk terpadat di dunia Arab itu dalam beberapa bulan terakhir.

Di Mesir, pengadilan pidana harus meminta persetujuan final dari mufti agung – yang bertugas mengeluarkan fatwa sebagai formalitas hukum dalam kasus-kasus hukuman mati. Namun, keputusan tersebut masih dapat diajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Selim juga dihukum karena melakukan tindakan seksual menyimpang dengan mayat korbannya serta merekam prosesnya di dalam ruangan kedap suara yang sengaja dibangun untuk tujuan ini di rumah, di distrik mewah Pemukiman Kelima di dekat Kairo.

Dijuluki oleh media lokal sebagai “Pembunuh Pemukiman Kelima”, Selim sebelumnya mengaku saat diinterogasi bahwa jumlah korbannya sebenarnya lebih banyak daripada yang telah ditemukan oleh pihak berwenang.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mayat-mayat para wanita itu ditemukan secara terpisah, masing-masing ditemukan dalam keadaan telanjang di daerah-daerah terpencil di provinsi-provinsi di luar Kairo. Selim mengakui bahwa ia mengenal para korbannya secara online, beberapa di antaranya ia klaim sebagai pekerja seks.

Laporan otopsi menunjukkan bahwa ketiga korban tersebut dibunuh pelaku dengan cara yang sama karena semuanya menunjukkan tanda-tanda penyiksaan yang sama, termasuk luka cekikan dan cambukan.

Bukti-bukti yang memberatkan Selim termasuk sidik jari di salah satu pakaian korban. Tes laboratorium terhadap komponen perut dan darah mereka menunjukkan tanda-tanda narkotika dalam tubuh mereka.

Media lokal melaporkan bahwa Selim berasal dari keluarga kaya dan memperoleh gelar dari universitas swasta paling bergengsi di Mesir, American University di Kairo (AUC), kemudian bekerja sebagai guru di sebuah sekolah internasional, sebelum ia berhenti dari pekerjaannya. Dia kemudian membuat saluran TikTok di mana dia mengajar bahasa Inggris Amerika.*

Baca juga: Nazir Ayyad Ditunjuk Sebagai Mufti Agung Baru Mesir, Menggantikan Shawki Allam

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KairoKriminalMesirPembunuhan BerantaiSerial Killer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Aljazair Siap Kirim Pasukan Militer ke Gaza
Tulisan selanjutnya Le Minerale dan MUI Jakarta Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Manggarai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?