Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Takut Ditangkap, Menteri Zionis Batal ke Inggris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang menteri kabinet penjajah Zionis, Dan Meridor, mengurungkan niatnya ke Inggris karena diberitahu kemungkinan akan ditangkap karena keterlibatannya dalam penyerangan tentara Zionis terhadap Freedom Flotilla 31 Mei lalu. Demikian kantor berita International Middle East Media Center (IMEMC) melaporkan Senin, 1 November.
Menteri Intelijen dan Energi Atom ‘Israel’ Dan Meridor diberitahu Kementerian Luar Negeri Inggris bahwa dia mungkin ditangkap setibanya di Inggris karena tuduhan kejahatan perang.
Meridor, yang direncanakan bicara dalam sebuah konferensi Britain and Israel Research Centre, sebuah lembaga pro-Zionis, langsung membatalkan rencana perjalanannya itu.
Meridor adalah satu dari sekian politisi dan tokoh Zionis yang akhir-akhir ini menghindari Inggris karena kemungkinan harus menghadapi gelombang gugatan hukum berkaitan dengan pembajakan dan penyerangan tentara-tentara Zionis terhadap Freedom Flotilla. Tokoh Zionis lainnya, bekas menteri luar negeri Tzipi Livni, juga membatalkan kunjungannya sesudah diperingatkan kemungkinan akan ditangkap.
IMEMC melaporkan, Meridor dan tujuh menteri lainnya hadir dalam rapat dengan perdana menteri penjajah Zionis, Benjamin Netanyahu, beberapa hari sebelum 31 Mei dan mendiskusikan rencana menghadapi masuknya Freedom Flotilla ke Gaza.
Isi pertemuan itu secara persis tidak diketahui karena pemerintahan penjajah Zionis menolak mengumumkan transkrip pembicaraan di dalamnya, namun diyakini bahwa rapat itu juga mendiskusikan kemungkinan serangan militer atas kafilah kemanusiaan itu.
Pemerintah Zionis juga menolak ikut dalam investigasi internasional terhadap penyerangan pasukan komandonya yang menewaskan 9 orang relawan Turki dan melukai lebih dari 50 orang relawan lainnya termasuk dua orang relawan Indonesia, Okvianto Emil Baharudin dan Surya Fachrizal.
Demikian pula, sampai sekarang Zionis masih menolak mengembalikan dan membuka isi ratusan laptop, komputer, kamera, video dan rekorder milik sekitar 700 relawan Freedom Flotilla yang mereka rampas pada saat penyerangan maut itu.
Penjajah Zionis itu hanya berani me-release beberapa potongan rekaman video yang sudah mereka ubah dan edit, kepada media massa.
Seorang anggota kabinet Inggris menjanjikan akan “mengoreksi” undang-undang yang memungkinkan para penjahat Zionis itu ditangkap di Inggris. AP mengutip Menteri Luar Negeri William Hague yang menyatakan, “Kita tidak bisa menerima situasi di mana para politisi ‘Israel’ merasa tidak bisa mengunjungi negeri ini.”
Bersama Amerika Serikat dan Prancis, Inggris adalah sponsor utama pendiri negara Zionis yang merampok dan menjajah tanah Palestina. Senjata-senjata buatan Inggris adalah amunisi utama yang digunakan kelompok-kelompok teroris Yahudi – di antaranya Hagana dan Igun – untuk membunuh dan mengusir warga Palestina menjelang didirikannya negara penjajah Zionis pada 1948.
Sejak itu, Inggris menjadi salah satu negara yang ikut mem-veto resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang akan menjatuhkan sanksi kepada “Israel” karena berbagai kejahatannya.
Dewasa ini, London menjadi salah satu pusat gerakan rakyat melawan penjajahan Zionis atas Palestina. Sejumlah konvoi kemanusiaan, termasuk Viva Palestina dan Road to Hope, berangkat menuju Gaza dan Palestina dari London. [oh/SA/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Corong “Teroris” TV Al-Baghdadiya Ditutup
Tulisan selanjutnya Ulama Al Azhar: Boleh Bagikan Qurban untuk Kristen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?