Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rusia Usir 6 Diplomat Inggris dengan Tuduhan Spionase dan Sabotase

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 September 2024 16:26 4:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 September 2024 16:26
Bagikan
Kota Moskow, Rusia
Bagikan

Hidayatullah.com– Dinas keamanan Rudia FSB, hari Jumat (13/9/2024), mengatakan bahwa pihaknya sudah mencabut akreditasi enam diplomat Inggris yang ditempatkan di Moskow yang gerak-geriknya mengindikasikan aktivitas spionase dan sabotase.

FSB, kelanjutan dari dinas keamanan dan intelijen Uni Soviet KGB, mengatakan bahwa pihaknya memiliki dokumen yang menunjukkan bahwa departemen untuk urusan regional Eropa Timur dan Asia Tengah di bawah Kementerian Luar Negeri Inggris di London melakukan koordinasi atas apa yang disebutnya sebagai “eskalasi situasi militer dan politik” serta diberi tugas untuk memastikan kekalahan stategis Rusia dalam peperangan di Ukraina.

“Dengan demikian, fakta-fakta yang terungkap itu memberikan dasar untuk menganggap bahwa aktivitas diplomat Inggris yang dikirim ke Moskow oleh direktorat tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan Federasi Rusia,” kata FSB dalam pernyataan seperti dilansir Reuters.

“Sehubungan dengan hal ini, berdasarkan dokumen-dokumen yang diberikan oleh Dinas Keamanan Federal Rusia dan sebagai tanggapan atas berbagai langkah tidak bersahabat yang diambil oleh London, Kementerian Luar Negeri Rusia, bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, telah mencabut akreditasi enam anggota departemen politik Kedutaan Besar Inggris di Moskow, yang tindakannya menunjukkan kegiatan mata-mata dan sabotase terungkap,” kata FSB.

Nama dan foto wajah keenam diplomat Inggris tersebut disiarkan oleh kanal televisi pemerintah Rusia.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

“Pihak Inggris tidak menanggapi isyarat dari kami supaya menghentikan praktik tersebut (melaksanakan kegiatan intelijen di dalam wilayah Rusia). Oleh karena itu kami memutuskan untuk mengusir keenam orang ini sebagai permulaan,” kata seorang staf FSB kepada kanal televisi Rossiya-24.

FSB mengatakan Rusia akan meminta sejumlah diplomat Inggris lainnya untuk pulang lebih awal jika mereka ketahuan terlibat dalam aktivitas serupa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova seperti dikutip kantor berita TASS mengatakan aktivitas Kedutaan Besar Inggris di Moskow telah melampaui konvensi diplomatik dan mereka melakukan aktivitas yang disengaja yang dirancang untuk mencederai rakyat Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perceraian di Attambua Didominasi Usia Muda dan Judi Online
Tulisan selanjutnya Sebar Rumor Brigitte Macron Dulunya Lelaki, Dua Wanita Dihukum Denda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

2 Juni 2026 17:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?