Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sanksi Doping Pogba Dipangkas Jadi 18 Bulan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2024 08:16 8:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Oktober 2024 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pesepakbola internasional asal Prancis Paul Labile Pogba, hari Jumat (4/10/2024) mengatakan “mimpi buruknya sudah berakhir” setelah larangan bermain selama 4 tahun karena doping dipangkas menjadi 18 bulan.

Pogba, yang terikat kontrak dengan klub raksasa Italia Juventus sampai 2026, akan dapat kembali bermain sepakbola kompetitif mulai 11 Maret tahun depan, empat hari sebelum ulang tahunnya yang ke-32.

“Akhirnya mimpi buruk ini berakhir. Saya menantikan hari ketika saya dapat mengejar mimpi-mimpi saya lagi,” kata pesepakbola itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis kepada Asosiasi Pers Inggris seperti dilansir AFP.

“Saya selalu menyatakan bahwa saya tidak pernah dengan sengaja melanggar peraturan Badan Antidoping Dunia (WADA) ketika saya mengonsumsi suplemen gizi yang diresepkan oleh dokter, yang tidak mempengaruhi atau meningkatkan kinerja para atlet pria,” kata pernyataan tersebut.

“Saya bermain dengan integritas dan, meskipun saya harus menerima bahwa ini adalah pelanggaran tanggung jawab berat, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada para hakim Pengadilan Arbitrase Olahraga yang mendengarkan penjelasan saya.”

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

“Ini merupakan masa yang sangat menyusahkan dalam hidup saya karena semua yang sudah saya kerjakan dengan keras harus tertunda.”Kemarin, seorang juru bicara Court of Arbitration for Sport (CAS) mengkonfirmasi bahwa larangan bermain sepakbola bagi Pogba dikurangi menjadi 18 bulan yang dinyatakan berlaku sejak 11 September 2023.

“Alasan keputusan tersebut akan disampaikan kemudian,” kata jubir CAS itu kepada AFP.

Pogba dinyatakan positif testosteron pada Agustus 2023 usai pertandingan antara Juventus dan Udinese di Italia.

Dia diskors sementara pada bulan September tahun yang sama, dan kemudian dilarang bermain selama empat tahun oleh Pengadilan Anti-Doping Nasional Italia pada bulan Februari 2024.

Perwakilan Pogba mengatakan testosteron tersebut berasal dari suplemen makanan yang diresepkan oleh dokter yang menjadi rujukannya di Amerika Serikat.

Setelah larangan tersebut diumumkan, Pogba menulis di akun Instagram miliknya bahwa ia “tidak pernah secara sadar atau sengaja” mengonsumsi produk doping.

Pada Jumat malam, setelah putusan CAS dikeluarkan, unggahannya di Instagram tidak berisi kata-kata, hanya memperlihatkan foto close-up kedua kakinya yang mengenakan sepatu bola Pogba dengan kaus kaki bertuliskan inisial namanya dan dihiasi bendera Prancis serta dua bintang Piala Dunia.

Pogba merupakan sosok kunci saat Prancis memenangkan gelar juara dunia 2018 di Rusia. Dia mengoleksi empat gelar Serie A dalam laga pertamanya di Juventus tetapi mengalami serangkaian masalah, di dalam dan luar lapangan, sekembalinya pada tahun 2022 dari Manchester United.

Selama musim 2022-23, Pogba hanya tampil 10 kali untuk Juventus, terutama karena cedera lutut yang juga membuatnya absen dari Piala Dunia di Qatar, di mana Prancis kalah dari Argentina di final pada Desember 2022.

Dia juga menjadi korban kasus pemerasan terorganisasi, di mana enam orang, termasuk saudaranya Mathias, bulan lalu menjadi terdakwa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Paul Pogbasepakbola
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Reaktor Nuklir Baru Prancis Terancam Banjir
Tulisan selanjutnya Setahun Genosida 7 Oktober, Elemen Masyarakat akan Aksi Bela Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?