Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Reaktor Nuklir Baru Prancis Terancam Banjir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2024 06:11 6:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Oktober 2024 06:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kelompok peduli lingkungan Greenpeace mendesak perusahaan raksasa energi Prancis EDF untuk membatalkan rencana pembangunan dua rektor baru di lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir mereka di Gravelines, dengan alasan tempat itu berisiko terendam banjir disebabkan kenaikan permukaan air laut.

Dengan enam reaktor berkapasitas 900MW, PLTN Gravelines di pesisir Selat Channel sudah menjadi yang terkuat di kawasan Eropa Barat.Usulan EDF untuk membangun dua reaktor nuklir generasi baru pressurised water reactors (EPR2) berkekuatan masing-masing 1600 MW merupakan bagian dari rencana Presiden Emmanuel Macron untuk menghidupkan kembali program pengadaan listrik bertenaga nuklir.

Reaktor-reaktor baru tersebut saat ini menjadi bahan perdebatan publik. Apabila usulan tersebut memenuhi kriteria keselamatan yang ditetapkan oleh otoritas keselamatan nuklir Prancis ASN, pembangunannya akan dimulai pada tahun 2031 dan reaktor tersebut dapat beroperasi penuh pada 2040, lansir RFI Jumat (4/10/2024).

Meskipun akan dibangun di atas platform setinggi 11 meter, Greenpeace mengklaim ada risiko keselamatan yang signifikan.“Seluruh lokasi PLTN bisa berada – selama pasang surut dan ketika terjadi gelombang pasang 100 tahunan – di bawah permukaan laut” pada tahun 2100, demikian peringatan Greenpeace yang dituangkan di dalam sebuah laporan yang dirilis hari Kamis.

Namun, EDF menampik perhitungan Greenpeace.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Ketinggian platform yang dipilih untuk reaktor EPR2 di Gravelines memberikan perlindungan terhadap banjir “ekstrem”, dengan mempertimbangkan dampak skenario yang dibuat IPCC [Intergovernmental Panel on Climate Change], yang termasuk salah satu faktor paling merugikan dalam hal kenaikan permukaan air laut,” kata EDF dalam sebuah pernyataan yang dikirimkan ke RFI.

Greenpeace berpendapat bahwa perhitungan EDF sudah ketinggalan zaman dan tidak sepenuhnya memperhitungkan realitas pemanasan global.Tenaga nuklir menyumbang sebagian besar listrik di Prancis, dan Nuclear Energy Society (Sfen) membela nuklir sebagai sumber energi rendah karbon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GreenpeacenuklirPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banjir di Bosnia 14 Orang Kehilangan Nyawa
Tulisan selanjutnya Sanksi Doping Pogba Dipangkas Jadi 18 Bulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?