Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ramzan Kadyrov Dikabarkan Menuding Anggota Parlemen Rusia Berusaha Membunuhnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2024 21:01 9:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Oktober 2024 20:57
Bagikan
kadyrov dan putin
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menuding anggota-anggota parlemen Rusia berusaha untuk membunuhnya, menurut laporan kantor berita Rusia TASS seperti dilansir Reuters.

TASS mengutip pernyataan berbahasa Chechen yang disampaikan Kadyrov, sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam sebuah pertemuan pejabat keamanan Chechnya. Video pertemuan tersebut dipublikasikan di akun pribadi Telegram Kadyrov pada hari Rabu (9/10/2024).

“Ada saksi-saksi, ada orang-orang yang mereka coba sewa, yang mereka tanya berapa biaya yang akan mereka minta untuk melaksanakan perintah [pembunuhan, red] itu,” menurut perkataan Kadyrov yang diterjemahkan TASS.

“Jika mereka tidak membuktikan sebaliknya, saya akan secara resmi menyatakan perseteruan berdarah,” ujar Kadyrov. Dalam masyarakat Chechnya, perseteruan darah adalah tradisi balas dendam dengan membunuh musuh atau kerabat lelaki dari musuh itu

Menurut TASS, Kadyrov menyebutkan tiga anggota parlemen Rusia yang membuat rencana untuk membunuhnya, dua dari Dagestan dan satu dari Ingushetia.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Chechnya, Dagestan dan Ingushetia merupakan negara-negara bekas bagian dari Uni Soviet yang tergabung dalam Federasi Rusia. Chechnya wilayahnya berbatasan dengan Dagestan dan Ingushetia, dan Kadyrov sebelumnya pernah mengklaim sebagian keduanya termasuk wilayah Chechnya.

Reuters tidak dapat memverifikasi terjemahan TASS atas pernyataan Kadyrov tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ramzan Kadyrov
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taipan Ong Beng Seng Didakwa Terkait Korupsi Bekas Menteri Transportasi Singapura
Tulisan selanjutnya Menembus Lautan, Merajut Ukhuwah: Menyapa Mualaf Suku Laut di Selat Kongki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?