Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hanya Diikuti 27,7 Persen Pemilih Kais Saied Menang Mutlak Pilpres Tunisia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2024 12:38 12:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Oktober 2024 12:38
Bagikan
Presiden Tunisia Kais Saied
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Tunisia, Kais Saied, kembali terpilih untuk masa jabatan kedua selama lima tahun dengan kemenangan telak, meskipun pemilu kali ini hanya diikuti oleh 27,7 persen pemilih atau yang terendah sepanjang sejarah negara Afrika Utara itu.

Independent High Authority for Elections (ISIE), hari Senin (7/10/2024) menyatakan Saied telah memenangkan 90,7% suara dalam pemilihan yang digelar pada hari Ahad, dengan partisipasi pemilik suara sebesar 27,7%, lansir The Guardian.

Peraih suara terbanyak kedua 7,4 persen adalah Ayachi Zammel yang sedang mendekam di dalam sel setelah divonis penjara 12 tahun dengan dakwaan memalsukan dokumen menjelang pemilu. Zouhair Maghzaoui, sekutu Saied yang kemudian menjadi musuh, meraih suara terkecil.

ISIE mendiskualifikasi lebih dari selusin kandidat sebelum pemilihan, sehingga hanya tiga yang bertarung di tempat pemungutan suara.

Jumlah pemilih yang memberikan suara dalam pilpres kali ini lebih tinggi dibandingkan 11% yang hadir dalam pemilihan lokal bulan Desember lalu, tetapi masih merupakan angka terendah dalam sejarah pilpres. Para pengamat mengatakan hal itu memberikan gambaran mengenai ketidakpuasan di kalangan banyak warga Tunisia, di saat negara itu terjerumus kembali dalam pemerintahan otoriter.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Saied naik ke puncak kekuasaan pertam kali pada tahun 2019 dalam pemilihan kedua setelah demonstrasi besar “Arab Spring” yang menyebabkan tergulingnya presiden kala itu Ben Ali, yang telah berkuasa selama lebih dari dua dekade.

Sejak menjadi presiden, Saied melakukan tindakan-tindakan kontroversial seperti menangguhkan parlemen dan mendukung referendum yang memberinya kekuasaan besar dua tahun lalu.

Tidak hanya itu, Saied juga memecat hakim, memecat para pejabat yang dinilai berseberangan dengannya, memenjarakan tokoh-tokoh oposisi termasuk mantan anggota parlemen Saied Ferjani yang sampai saat ini masih mendekam di dalam kurungan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kais Saied
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peran Kekhalifahan Abbasiyah dalam Pembebasan Baitul Maqdis
Tulisan selanjutnya Dua Kapal Evakuasi Warga Turki dari Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?