Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jerman Izinkan Ekspor Senjata Skala Besar ke Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2024 07:23 7:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2024 06:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jerman sudah memberikan izin untuk ekspor senjata skala besar ke Turki untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Dewan Keamanan Federal di Berlin, yang melakukan pertemuan secara rahasia, telah menyetujui ekspor senjata senilai $368 juta, lapor Der Spiegel seperti dilansir Hürriyet Daily News Selasa (8/10/2024).

Paket tersebut termasuk 100 misil anti pesawat dan torpedo untuk dipakai Angkatan Laut Turki, serta paket material yang diperlukan untuk modernisasi armada kapal selam dan kapal fregat Turki.

Kesepakatan tersebut mencakup 28 torpedo buatan divisi laut Thyssenkrupp, materi modernisasi untuk kapal-kapal selam U209 Turki, suku cadang mesin untuk kapal-kapal korvet dan fregat.

Sejak tahun lalu, Ankara mengajukan pembelian sedikitnya 20 jet Eurofighter, dengan total paket bernilai sekitar $5,6 miliar.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Namun, progres kesepakatannya sangat lambat disebabkan ada penentangan dari faksi-faksi tertentu di dalam koalisi pemerintahan Jerman.

Akif Çağatay Kılıç, kepala penasihat Presiden Recep Tayyip Erdoğan, pekan lalu mengatakan kepada awak media bahwa ada kemajuan terkait perundingan pembelian Eurofighter, tetapi dia tidak memberikan penjelasan lebih rinci.

Laporan Der Spiegel mengatakan, Jerman sekarang juga sedang mempertimbangkan permintaan Turki untuk pembelian jet-jet tempur Eurofighter setelah sebelumnya pemerintah menampakkan keengganan untuk menindaklanjuti penjualannya.

Eurofighter diproduksi oleh sebuah konsorsium yang terdiri dari Jerman, Spanyol, Italia dan Inggris. Semua negara itu sudah memberikan persetujuannya kecuali Jerman, menurut laporan berbagai media.

Keraguan Jerman untuk menyetujui penjualan tersebut kabarnya terkait dengan kekhawatiran atas aktivitas pengeboran gas alam oleh Turki di kawasan Mediterania timur. Sebagaimana diketahui, pada 2019 Dewan Uni Eropa menjatuhkan sanksi atas Turki terkait aktivitas eksplorasinya di laut semasa ketegangan dengan Yunani.

Ketertarikan Turki untuk memperoleh jet Eurofighter merupakan alternatif menyusul ketidakpastian seputar persetujuan pembelian F-16 dari Amerika Serikat.

Penjualan F-16 oleh Amerika – yang harus mendapatkan lampu hijau dari Kongres AS – memungkinkan Ankara untuk memiliki 40 jet baru dan memperbarui 79 yang sudah ada.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dapat Nobel Sastra Buku Karya Han Kang Habis Terjual di Korea Selatan
Tulisan selanjutnya Perusahaan Banyak Masalah Boeing akan PHK 17.000 Pekerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?