Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perusahaan Banyak Masalah Boeing akan PHK 17.000 Pekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2024 07:29 7:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2024 07:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Boeing akan memangkas sepuluh persen tenaga kerjanya – memberhentikan 17.000 karyawan – dan menunda produksinya, karena perusahaan raksasa pembuat pesawat itu menghadapi berbagai masalah.

Pimpinan eksekutif Boeing Kelly Ortberg dalam surel yang dikirimkan kepada para staf mengatakan bahwa pekerja di semua tingkatan mulai dari eksekutif, manajer, sampai pekerja level bawah berisiko terkena PHK.

Boeing juga memperingatkan kerugian yang akan dialami divisi pembuatan senjata dan perlengkapan militer, serta pengunduran tanggal pengiriman pesawat 777X.

Kabar itu muncul di saat perusahaan menghadapi aksi mogok kerja dan meningkatnya kekhawatiran seputar kualitas pesawat-pesawat buatan Boeing.

Ortberg di dalam surelnya mengatakan pemutusan hubungan kerja akan dilakukan selama beberapa bulan ke depan, dan informasi lebih lengkapnya akan disampaikan oleh masing-masing kepala tim.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Kondisi perusahaan kita dan pemulihan di masa mendatang memerlukan tindakan yang tegas,” kata Ortberg seperti dilansir BBC Jumat (11/10/2024).

Penundaan produksi pesawat 777X disebabkan munculnya sejumlah masalah saat pembuatan, serta penghentian uji terbang dan aksi mogok kerja yang terus terjadi.

“Kami sudah memberitahu pelanggan bahwa pengiriman pertama kemungkinan pada 2026,” kata Ortberg.

Sebulan terakhir serikat pekerja Boeing menggelar aksi mogok, sekitar 33.000 karyawan menuntut gaji yang lebih layak.

Pembicaraan tampaknya menemui jalan buntu pekan ini, kata kepala negosiator serikat pekerja, John Holden, kepada Reuters.

“Kami berkomitmen untuk jangka panjang dan anggota kami memahami hal itu,” kata Holden.

Perusahaan tersebut mendapat sorotan tajam dari Kongres AS setelah insiden pada bulan Januari, saat cacat produksi menyebabkan sebuah panel tiba-tiba terlepas dari badan jet Boeing 737-MAX tidak lama setelah lepas landas.

Beruntung tidak ada yang terluka dalam insiden itu, dan pimpinan eksekutif Boeing kala itu Dave Calhoun mengatakan pihak perusahaan “mengakui kesalahan kami”.

Sebelum itu sederet kecelakaan penerbangan terjadi pada pesawat buatan Boeing, salah satu yang paling fatal adalah jatuhnya pesawat 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air di Laut Jawa tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada 29 Oktober 2018, sebanyak 189 orang kehilangan nyawanya.

Dua astronot Amerika Serikat sampai saat ini masih tertahan di International Space Station disebabkan pesawat luar angkasa Boeing Starliner yang mereka tumpangi saat berangkat pada bulan Juni dinyatakan tidak aman untuk membawa mereka pulang ke Bumi. Keduanya akan dibawa pulang dengan menumpang pesawat buatan SpaceX bulan Februari tahun depan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boeing
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Izinkan Ekspor Senjata Skala Besar ke Turki
Tulisan selanjutnya Adiksi Online Berdampak Besar terhadap Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?