Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penerima Nobel Perdamaian 2024 Sebut Kondisi Gaza Seperti Jepang Setelah Dibom Atom

“Di Gaza, anak-anak yang berlumuran darah digendong (oleh orang tuanya). Ini seperti di Jepang 80 tahun yang lalu,” kata Toshiyuki Mimaki, salah satu ketua Nihon Hidankyo, penerima Nobel Perdamaian 2024.

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2024 21:05 9:05 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Oktober 2024 05:00
Bagikan
Penerima Nobel Perdamaian 2024
Bagikan

Hidayatullah.com – Kondisi anak-anak di Jalur Gaza mirip dengan Jepang, setelah bom nuklir dijatuhkan pada akhir Perang Dunia II, kata Nihon Hidankyo, kelompok penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki yang meraih Nobel Perdamaian 2024.

“Di Gaza, anak-anak yang berlumuran darah digendong (oleh orang tuanya). Ini seperti di Jepang 80 tahun yang lalu,” kata Toshiyuki Mimaki, salah satu ketua Nihon Hindankyo dalam sebuah konferensi pers di Tokyo.

Mimaki menegaskan anak-anak Palestina mengalami penderitaan seperti yang dialami anak-anak Jepang setelah serangan bom atom AS.

“Anak-anak di Hiroshima dan Nagasaki kehilangan ayah mereka dalam perang dan ibu mereka dalam pengeboman. Mereka menjadi yatim piatu,” jelas Mimaki.

“Orang-orang mengharapkan perdamaian. Namun, para politisi bersikeras untuk berperang, dengan mengatakan, ‘Kami tidak akan berhenti sampai kami menang. Saya pikir ini berlaku untuk Rusia dan Israel, dan saya selalu bertanya-tanya apakah kekuatan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak dapat menghentikannya,” kata Mimaki.

Baca Juga

Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus

Dia memperingatkan bahwa senjata nuklir tidak membawa perdamaian. “Dikatakan bahwa karena senjata nuklir, dunia mempertahankan perdamaian. Namun senjata nuklir dapat digunakan oleh teroris,” kata Mimaki.

Menurut Mimaki, ancaman penggunaan senjata nuklir akan terus ada dan tidak akan berhenti jika konflik terus terjadi.

“Jika Rusia menggunakannya untuk melawan Ukraina, atau Israel melawan Gaza, itu tidak akan berhenti sampai di situ,” imbuh Mimaki.

Mimaki berusia 3 tahun saat bom atom dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945, menewaskan 140.000 orang.

Tiga hari kemudian, bom lain menghantam Nagasaki, menewaskan 70.000 orang lagi. Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945, mengakhiri Perang Dunia II.

Penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2024 diberikan kepada Nihon Hidankyo, sebuah gerakan akar rumput yang mewakili para penyintas bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945, yang dikenal sebagai Hibakusha.

Nihon Hidankyo, yang didirikan pada tahun 1956, telah menjadi suara bagi para penyintas bom atom, memberikan kesaksian tentang kengerian perang nuklir dan mengadvokasi penghapusan senjata nuklir secara total.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bom atomgenosida GazaJepangNobel Perdamaian 2024nuklirPerang Gaza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Infografis) Proses Penghancuran Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Nikaragua Putuskan Hubungan dengan ‘Israel’ yang Disebutnya ‘Musuh Kemanusiaan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Tuntut Iran Bayar “Kompensasi” dalam Setiap Kesepakatan Damai di Masa Depan

Berita
11 Agustus 2026 09:50
DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings
Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
MUI Kecam Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha
Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas

Terbaru

  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa

15 Agustus 2026 14:30
Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

15 Agustus 2026 10:23
Berita

PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta

15 Agustus 2026 10:08
Berita

Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak

15 Agustus 2026 09:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?