Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Australia akan Melarang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2024 08:52 8:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2024 08:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Australia memgatakan akan memberlakukan undang-undang yang melarang anak berusia di bawah 16 tahun menggunakan media sosial.Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan rancangan undang-undangnyabakan diajukan ke parlemen pekan depan.

“[RUU] yang satu ini untuk para ibu dan ayah…Mereka, seperti halnya saya, sangat khawatir dengan keamanan anak-anak kita saat online. Saya ingin masyarakat Australia mengetahui bahwa pemerintah ada di belakang Anda,” kata Albanese seperti dilansir BBC Kamis (7/11/2024).

Sementara masih banyak detil yang harus diperdebatkan, pemerintah mengatakan larangan tersebut tidak akan diberlakukan bagi anak muda yang sudah menggunakan media sosial.

Tidak ada batasan usia bagial anak yang sudah mendapatkan persetujuan dari orangtuanya. Pemerintah mengatakan bahwa tanggung jawab akan dibebankan kepada platform media sosial untuk menunjukkan bahwa mereka mengambil langkah-langkah yang wajar untuk mencegah akses oleh anak berusia belia.

Albanese mengatakan tidak akan ada sanksi bagi pengguna dan bahwa pihak regulator daring Australia, eSafety Commissioner, yang akan menegakkan UU tersebut.Undang-undang tersebut akan mulai berlaku 12 bulan setelah disahkan dan akan ditinjau kembali setelah diberlakukan.

Baca Juga

Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Upaya-upaya sebelumnya untuk membatasi akses media sosial, termasuk yang dilakukan oleh Uni Eropa, sebagian besar gagal atau menghadapi tantangan dalam penerapannya, mengingat banyaknya alat-alat yang dapat menghindari verifikasi usia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiamedia sosial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mufti Oman Carrefour Tutup di Seluruh Yordania, Mufti Oman Memuji Gerakan Boikot
Tulisan selanjutnya Presiden Erdogan Serukan Persatuan Bangsa Turk untuk Dukung Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan Siber Hacker terhadap Israel
Berita

Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif

Berita
26 Oktober 2026 14:03
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas

Terbaru

  • Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
  • Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
  • Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

24 Oktober 2026 14:30
Berita

Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

24 Oktober 2026 13:42
Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?