Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Burkina Faso Bermaksud Memberlakukan Kembali Hukuman Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2024 18:33 6:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2024 18:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rezim militer Burkina Faso bermaksud memberlakukan kembali hukuman mati, yang dihapus pada tahun 2018, menurut sebuah sumber pemerintah kepada AFP hari Sabtu (9/11/2024).

“Sedang dipertimbangkan untuk memasukkan kembali hukuman mati ke dalam KUHP. Pemerintah yang akan membahasnya, kemudian mengajukan usulan tersebut ke Transitional Legislative Assembly (ALT) untuk disahkan,” kata sumber tersebut, seraya menambahkan bahwa tanggalnya belum ditentukan.

Hari Jumat (8/11/2024) setelah parlemen meloloskan rancangan undang-undang tentang hukuman kerja sosial, Menteri Kehakiman Rodrigue Bayala mengatakan bahwa isu tentang hukuman mati, yang sedang dibahas, akan dimasukkan ke dalam rancangan hukum pidana.

Bayala juga mengatakan nantinya akan ada sejumlah amandemen pada KUHP, guna disesuaikan dengan visi dan arahan dari pimpinan rezim militer saat ini, Kapten Ibrahim Traore”, yang merebut kekuasaan lewat kudeta September 2022.

Hukuman mati itu meresahkan empat tokoh orang yang dituduh berupaya melakukan kudeta menggulingkan Presiden Blaise Compaoré, yaitu Menteri Pertahanan Jean-Baptiste Boukary Lingani, Menteri Peningkatan Ekonomi Henri Zongo, serta dua pria lainnya yang tidak diidentifikasi.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mei tahun ini, junta militer Burkina Faso mengumumkan akan memperpanjang masa kekuasaannya lima tahun, meskipun Traoré pernah berjanji akan menyerahkan pemerintahan ke tangan sipil pada 1 Juli.

Pada bulan Juli, junta justru meloloskan RUU yang di dalamnya terdapat pelarangan terhadap homoseksual.

Burkina Faso terakhir kali melakukan eksekusi terpidana hukuman mati pada 1988, menurut Amnesty International.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Burkina Fasohukuman mati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Banjir Besar Ribuan Warga Menuntut Kepala Daerah Valencia Mundur
Tulisan selanjutnya Bom Meledak di Stasiun Kereta Pakistan 26 Orang Tewas [Video]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?