Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kabel Bawah Laut di Baltik Putus Diduga Ulah Kapal China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2024 08:18 8:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2024 08:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Swedia secara resmi meminta China untuk bekerja sama dalam penyelidikan kerusakan dua kabel di Laut Baltik setelah sebuah kapal China diduga berkaitan dengan insiden tersebut.

Dua kabel tersebut – menghubungkan Swedia-Lithuania dan Finlandia-Jerman – rusak di perairan Swedia di Laut Baltik pada tanggal 17 dan 18 November.

Sebuah kapal China, Yi Peng 3, diyakini berada di daerah tersebut pada saat kabel putus dan kemudian melempar sauh di perairan internasional di lepas pantai Denmark.

Beijing membantah terlibat dalam sabotase dan pada hari Jumat (29/11/2024)mengatakan pihaknya bersedia bekerja sama dengan Swedia dan negara-negara lain untuk mencari tahu apa yang terjadi, lansir BBC.

Yi Peng 3 meninggalkan pelabuhan Rusia Ust-Luga, di barat St Petersburg, pada 15 November.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Pada 17 November dini hari, kabel Arelion antara pulau Gotland di Swedia dan Lithuania rusak.

Di hari selanjutnya, kabel C-Lion 1 antara ibu kota Finlandia Helsinki dan pelabuhan Jerman Rostock mengalami nasib yang sama.

Data dari situs web pelacak kapal menunjukkan YinPeng 3 berlayar di atar kabel-kabel tersebut di sekitar waktu masing-masing kabel putus.

Menurut laporan Wall Street Journal, petugas investigasi mencurigai kapal itu sengaja merusak kabel-kabel tersebut dengan cara menjatuhkan jangkar dan menyeretnya di dasar laut hingga sejauh lebih dari 160 kilometer.

Kapal China itu berlayar di selat Kattegat – antara Swedia dan Denmark yang menghubungkan Laut Baltik dengan Laut Utara – sejak 19 November dan terus dipantau oleh Angkatan Laut Denmark.

Pada konferensi pers hari Kamis, PM Swedia Ulf Kristersson mengatakan bahwa pemerintahannya sudah mengirimkan surat resmi guna meminta kerja sama dari pihak China guna menemukan titik terang perihal masalah tersebut.

Dia juga mengulangi permintaan sebelumnya supaya kapal China itu putar balik kembali ke perairan Swedia untuk kepentingan penyelidikan, meskipun demikian dia menegaskan tidak “menuduh”.

Menanggapi seruan itu, hari Jumat Kementerian Luar Negeri China mengatakan akan bekerja sama dengan negara-negara bersangkutan guna “menemukan kebenaran”.

“Saat ini China dan Swedia menjalin komunikasi erat mengenai hal ini,” kata juru bicara Mao Ning.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinakapallaut Baltik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bendera Hizbullah Palestina Apakah Hizbullah Membela Palestina?
Tulisan selanjutnya Maskapai Penerbangan India Dihujani Hampir 1.000 Ancaman Bom Palsu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?