Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

13 Wanita Hamil Asal Filipina Dihukum Penjara di Kamboja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2024 06:14 6:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2024 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga belas wanita Filipina dinyatakan bersalah dalam dakwaan perdagangan manusia di Kamboja karena dengan sengaja bermaksud menjual bayi yang mereka kanding melalui surogasi.

Mereka diganjar hukuman empat tahun penjara dengan masa penangguhan dua tahun, kata Pengadilan Provinsi Kandal seperti dilansir BBC Selasa (3/12/2024).

Pengadilan mengatakan ada bukti-bukti kuat yang menunjukkan para wanita itu sengaja hamil untuk kemudian bayinya dijual ke pihak ketiga dengan imbalan uang, yang berarti sudah termasuk tindakan perdagangan manusia.

Para wanita itu belum akan menjalani masa kurungan sampai melahirkan bayinya, dan pengadilan tidak mengatakan apa yang akan terjadi dengan bayi-bayi itu ketika mereka dilahirkan.

Surogasi atau sewa rahim atau menitipkan janin ke wanita lain atau terkadang disebut juga ibu pengganti, merupakan tindakan ilegal di Kamboja tetapi masih saja ada agensi yang menawarkan jasa tersebut.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Kasus ini agak di luar kebiasaan karena surogasi biasanya melibatkan wanita yang tetap tinggal di negeri asalnya, bukan diboyong ke negara lain.

Para wanita itu ditemukan ketika polisi melakukan penggerebekan di sebuah vila dekat ibu kota Phnom Penh pada 23 September.

Menyusul penangkapan mereka, Wakil Menteri Departemen Kehakiman Filipina Nicholas Felix Ty mengatakan bahwa para wanita itu sendiri korban dari perdagangan manusia.Namun, Menteri Dalam Negeri Kamboja Chou Bun Eng membantahnya dan mengatakan bahwa para wanita itu terlibat langsung dalam perdagangan manusia.Empat wanita Vietnam dan tujuh wanita Filipina lainnya juga terjaring bersama para wanita tersebut. Namun, karena tidak sedang dalam kondisi hamil maka mereka sudah dideportasi, kata Bun Eng.Seorang wanita Kamboja dihukum penjara dua bulan satu hari karena terlibat sebagai tukang masak untuk para wanita tersebut, kata pengadilan.Praktik surogasi tumbuh subur di Kamboja setelah negara tetangga Thailand mempidanakannya pada 2016.Meskipun Kamboja setahun kemudian juga mempidanakannya tetapi praktik surogasi masih banyak dilakukan.Laporan kantor berita AFP menyebutkan pasangan asal China membayar agensi surogasi antara $40.000 dan $100.000 untuk menitipkan janin kepada seorang wanita Kamboja.Pada 2017, seorang perawat asal Australia yang mengelola klinik surogasi dihukum penjara 18 bulan di Kamboja.Di tahun berikutnya, 32 wanita pelaku surogasi yang didakwa dengan tuduhan perdagangan manusia di Kamboja dilepaskan dari penjara dengan syarat mereka membesarkan sendiri anak yang dikandungnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Situs Arkeologi dan Warisan Budaya Palestina di Gaza Ratusan Situs Arkeologi dan Warisan Budaya Palestina di Gaza Dihancurkan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Presiden Iran Masoud Pezeshkian Kritik UU Hijab yang Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?