Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dapat Amnesti Ribuan Migran Tak Berdokumen Tinggalkan Korea Selatan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2024 08:27 8:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2024 08:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 8.000 orang migran asing tidak berdokumen yang tinggal di Korea Selatan sudah meninggalkan negara itu kurun dua bulan terakhir melalui program amnesti, menurut Kementerian Kehakiman.

Per hari Selasa (3/12/2/24), sebanyak 8.873 orang asing yang tinggal di Korea Selatan secara ilegal sudah pulang ke negeri asalnya sejak 30 September secara sukarela, ketika masa dua bulan amnesti diberikan, kata seorang perwakilan dari Kementerian Kehakiman kepada The Korea Times.

Mereka yang angkat kaki dari Korea Selatan secara sukarela berdasarkan program amnesti dibebaskan dari membayar denda maksimal 30 juta won ($21.300), dan mereka diperbolehkan untuk kembali ke Korea Selatan setelah jeda waktu antara tiga sampai enam bulan.

Tujuan pemberian amnesti tersebut adalah untuk mengurangi beban aparat keimigrasian Korea, yang menghadapi peningkatan jumlah migran asing dan mereka yang tinggal melebihi ketentuan visa. Kebanyakan dari mereka datang ke Korea Selatan secara ilegal dengan alasan ekonomi dan memutuskan untuk bermukim.

Menurut data terbaru dari kementerian, jumlah orang asing yang tinggal di Korea Selatan pada Januari mencapai 2.448.000. Dari jumlah itu diperkirakan sebanyak 420.000 merupakan imigran tidak berdokumen. Angka imigran gelap itu naik signifikan dari sekitar 200.000 satu dekade lalu.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Aslinya program amnesti tersebut berlangsung sampai 30 November. Namun, disebabkan biasanya pada akhir sampai awal tahun banyak orang bepergian, maka kebijakan itu diperpanjang sampai akhir Januari 2025.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vape covid Uni Eropa Dukung Larangan Merokok dan Vaping di Luar Ruangan
Tulisan selanjutnya Netumbo Nandi-Ndaitwah Terpilih Sebagai Presiden Wanita Pertama Namibia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?